PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH (PEMDA) DI PROVINS! NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH (PEMDA) DI PROVINS! NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Iswardi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0011323761

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada prakteknya, transfer dari Pempus merupakan sumber dana utama Pemda untuk membiayai operasi utamanya sehari-hari, yang oleh pemda "dilaporka" diperhitungkan APBD. Tujuan dari transfer ini adalah untuk mengurangi (kalau tidak mungkin menghilangkan) kesejangan fiskal antar pemerintah dan menjamin tercapainya standar pelayanan publik minimum diseluruh negeri. Karena itu penulis tertarik untuk mengetahui berapa besar dana alokasi umum dan pendapatan asli daerah mempengaruhi belanju pemerintah daerah.
ldentifikasi masalah yang akan dibahas dalam penulisan ini apakah dana
alokasi umum (DAU) dan pendapatan asli daerah (PAD) berpengaruh terhadap belanja pemerintah daerah (Pemda) di Nanggroe Aceh Darussalam.
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer dari
Pempus dan PAD terhadap belanja pemerintah Daerah di Nanggroe Aceh Darussalam.
Total penerimaan APBD Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam untuk tahun anggaran tahun 2005 sebanyak Rp. 3.378.195.090.591,-. Total penerimaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam diperoleh dari tiga (3) sumber utama yaitu pendapatan asli daerah, dana perimbangan, bagian lain-lain penerimaan yang sah. Pendapatan asli daerah terdiri atas penerimaan dari pos pajak daerah sebesar Rp. 124.010.000.000,-, Pos Retribusi Daerah sebesar Rp. I. 784.150.800,-, pos laba perusahaan milik daerah sebesar Rp. 3.050.000.000,- Dan pos lain-lain pendapatan asli daerah sebesar Rp. 22.630.000.000,- Dari dana perimbangan ada empat pos pendapatan yang masuk dalam daftar anggaran pendapatan belanja daerah yaitu pos bagi hasil pajak dan pendapatan dari pos Bagi Hasil Bukan Pajak Sumber Daya Alam sebesar Rp. 1.839.568.782.878,-, pendapatan dari Pos Dana Alokasi Umum sebesar Rp. 271.147.000.000,-, pendapatan dari Pos Dana Alokasi Khusus sebesar Rp. 609.699.000,- sedangkan Penerimaan Dana Otonomi Khusus sebesar Rp. 1.075.964.457.9 13,-






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK