<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127664">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  INOKULASI BAKTERI RHIZOBIUM  DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN  KEDELAI (GLYCINE MAX  (L) MERRIL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ikhsan Santoso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN &#13;
 IKHSAN SANTOSO. &quot;Pengaruh lnokulasi Bakteri Rhizobiwn dan Jarak  Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Glycine max (L)  Menil&quot;, di bawah bimbingan Fuadi Harun sebagai ketua dan Syamsuddin sebagai  anggota.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulasi bakteri  Rhizobium dan jarak tanam serta untuk mengetahui ada atau tidaknya interaksi  antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian  ini di laksanakan di bantaran sungai (Krueng Aceh) sektor barat Darussalam,  Banda Aceh, yang dimulai dari tanggal 01 September sampai 01 Desember 2010.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola  faktorial 2 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan.  Adapun faktor yang diteliti adalah inokulasi Rhizobium terdiri atas perlakuan  tanpa inokulasi, inokulasi dan jarak tanam kedelai yang terdiri atas Jarak tanam 40  cm x I5 cm, Jarak tanam 40 cm x 25 cm dan Jarak tanam 40 cm x 35 cm.  Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman pada umur 15, 30 dan 45 hari  setelah tanam, Jumlah daun pada umur 15, 30 dan 45 hari setelah tanam, jumlah  bintil akar efektif, hasil tanaman, berat I00 biji kering, dan berat butir per plot  netto.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan inokulasi bakteri Rhizobium berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah bintil akar dan berat plot netto.  berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HST, 30 HST, 45 HST,jumlah daun umur 15 HST, 30 HST, 45 HST, dan berat biji per 100 butir.  Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap jurmlah bintil akar, dan  berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HST, 30 HST, 45  HST, jumlah daun umur 15 HST, 30 HST, 45 HST, berat polong per tanaman dan  berat plot netto.  Terdapat interaksi yang tidak nyata antara inokulasi Rhizobium dan jarak  tanam tanaman kedelai terhadap semua peubah yang di amati.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127664</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-08 15:54:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-08 15:54:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>