<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127651">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KADAR AIR DAN TEMPAT PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH KEDELAI (GLYCINE  MAX L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Inda Herlina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN  &#13;
Inda  Herlina. Pengaruh Kadar Air dan Tempat Penyimpanan terhadap Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max L.) (dibawah bimbingan Said lmran AK sebagai pembimbing utama dan Cut Nur Ichsan sebagai pembimbing anggota).  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kadar air dan  tempat penyimpanan terhadap viabilitas benih kedelai. Penelitian dilaksanakan di Laboratoriurn limo Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini dimulai tanggal IO Januari sampai dengan I8 Maret 2013. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan sehingga terdapat 27 unit percobaan. Faktor kadar air yang digunakan terdiri atas 3 taraf yaitu: 11%, 13%,dan 15%. Faktor tempat penyimpanan terdiri atas 3 taraf  yaitu desikator, kulkas dan ruangan. Peubah yang diamati adalah  potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh dan vigor kecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air benih berpengaruh tidak nyata terhadap viabilitas benih pada tolok ukur potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, kescrempakan tumbuh, dan vigor kecambah. Tempat penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap viabilitas  kedelai pada tolak ukur potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor kecambah. Viabilitas dan vigor benih terbaik terdapat pada penyimpanan di dalam kulkas. Terdapat  benih  interaksi  yang nyata antara  kadar  air benih dan tempat penyimpanan terhadap viabilitas benih kedelai pada tolok ukur daya berkecambah dan tidak berpengaruh nyata pada tolok ukur lainnya. Kombinasi terbaik terhadap daya berkecambah benih terdapat pada  kadar  air 11% dengan penyimpanan  di  kulkas. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127651</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-08 15:08:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-08 15:08:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>