PENGARUH PEMBENTUKAN BONGGOL DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ADENIUM (ADENIUM OBESUM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBENTUKAN BONGGOL DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ADENIUM (ADENIUM OBESUM)


Pengarang

Farid Apriyal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605101010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN

FARID APRIYAL. Pengaruh Pembentukan Bonggol dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Adenium (Adenium obesum), dibawah bimbingan Elly Kesumawati sebagai pembimbing utama dan Mardhiah Hayati sebagai pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembentukan bonggol dan media tanam serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan tanaman adenium. ini Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Organik University Farm Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, sejak tanggal 9 Oktober 2012 sampai 8 Maret 2013. Bohan yang digunakan dalam penclitian ini adalah bibit adenium obesum; media tanam yaitu sekam bakar , tanah, pasir sungai, pupuk kandang dan kompos; pupuk anorganik Grow More (20:20:20) dan fungisida Dithane M-45. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok {RAK) pola faktorial 3x3 dengan tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari dua unit percobaan. Faktor yang diteliti yaitu pembentukan bonggol dan media tanam. Faktor pembentukan bonggol terdiri atas tiga (teknik) yaitu: teknik menguruk, teknik pemotongan bonggol dan teknik toreh tanda plus (+). Faktor media tanam terdiri atas tiga (komposisi) yaitu: tanah + pupuk kandang + sekam bakar , kompos + pupuk kandang sekam bakar , dan pasir + pupuk kandang sekam bakar. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, jumlah cabang umur 30, 60, 90, 120 dan 150 HST. Jumlah akar yang keluar umur 150 HST dan pertambahan diameter bonggol umur 150 HST. Pembentukan bonggol berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30, 90, 120 dan 150 HST, jumlah daun umur 60, 90 dan I 50 HST, panjang daun umur 60, I 20 dan 150 HST, le bar daun umur 60, 90, I 20 dan 1 50 HST, jumlah cabang umur 60 dan 90 HST, dan pertambahan diameter bonggol umur I50 HST; dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 60 HST, jumlah daun umur 120 HST, panjang daun umur 90 HST, jumlah cabang umur 120 dan I50 HST; namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, panjang daun, lebar daun dan jumlnh cabang pada umur 30 HST, dan jumlah akar yang keluar umur I50 HST. pembentukan bonggol terbaik dijumpai pada perlakuan teknik menguruk. Media tanam berpengaruh nyata terhadap panjang daun dan lebar daun pada umur 120 HST; namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 30, 60. 90, 120 dan 150 HST, pan jang daun dan lcbar daun pada umur 30, 60, 90 dan 150 HST, jumlnh akar yang keluar dan pertambahan diameter bonggol pada umur 150 HST. Media tanam terbaik + dijumpai pada media pasir pupuk kandang + sekam bakar. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara pembentukan bonggol dengan berbagai media tanam terhadap semua peubah pertumbuhan tanaman adenium yang diamati.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK