Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KASUS KANDUNGAN ETANOL DALAM PRODUK TAPE UBI KAYU PADA BEBERAPA UNIT USAHA KECIL DI KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Didi Asmadi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0205105010019
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Teknologi Hasil Pertanian (S1).,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Etanol (disebut juga etil-alkohol), adalah alkoho] yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena sifatnya yang tidak beracun bahan ini banyak dipakai sebagai pelarut dalam dunia farmasi dan industri makanan serta minuman Salah satu cara pembuatan etanol yaitu melalui proses fermentasi bahan berkadar pati tinggi Etanol yang dihasilkan dari proses fermentasi biasanya berkadar rendah. Untuk mendapatkan etanol dengan kadar yang lebih tinggi diperlukan proses pemurnian melalui penyulingan atau distilasi. Salah satu produk hasil fermentasi etanol salah satunya adalah tape. Tape bisa dibuat dari singkong (ubi kayu) dan hasilnya dinamakan "tape singkong" atau peuyeum. Dikawasan Saree, Kabupaten Aceh Besar produksi tape ubi kayu merupakan salah satu produk unggulan masyarakat setempat dengan teknologi pengolahan berskala unit usaha kecil. Penelitian bertujuan untuk melakukan uji kandungan etanol dalam produk tape ubi kayu serta untuk mengetahui proses pembuatan tape ubi kayu skala unit usaha kecil sehingga nantinya diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan produsen serta masyarakat umum, sebagai bahan intormasi dan pemikiran tentang keamanan produk pangan. Adapun metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui metode survei wawancara dengan alat bantu daftar pertanyaan dan analisis kimia di laboratorium untuk memperoleh data kuantitatif kadar etanol dalam sampel. Sehingga didapatkan data hasil wawancara dan data analisis kimia yaitu uji kandungan etanol dalam produksi tape ubi kayu dengan menggunakan kromatografi gas. Hasil penelitian dari 3 unit usaha kecil yaitu UD. Bintang Makmur, UD. Rizka dan UD. Pusaka Jaya menunjukkan unit usaha ini telah berjalan selama 4-7 tahun dengan total produksi 500-1000 bungkus/produksi. Semua pengalaman yang diperoleh untuk pengolahan tape ubi kayu ini didapatkan secara otodidak/alami tanpa pernah ada pendampingan dan pcngawasan produk dari instansi terkait. Untuk bahan baku yang digunakan oleh unit usaha kecil diatas adalah ubi kayu kuning yang berasal dari kebun sendiri maupun dibeli dari petani lainnya sedangkan ragi yang digunakan berasal dari pasaran dan air yang bersumber dari gunung Seulawah. Pada UD. Bintang Makmur kebutuhan ubi kayu untuk produksi sebanyak 220 kg, cara pembuatan tape ubi kayu pada unit usaha ini sebagai berikut: ubi kayu dikupas, dibersihkan dengan sikat, dipotong-potong dengan ukuran 10x52 cm, direndam, dikukus sampai '/ matang, dihamparkan diatas kain dan ditaburi ragi sebanyak 200 gram, selanjutnya dimasukkan kedalam kotak kardus yang dilapisi oleh daun pisang dan difermentasi selama hari. Produk tape ubi kayu unit usaha ini dapat bertahan selama 2-5 hari dan hasil perhitungan kandungan etanol dalam produk pada hari ke-3 adalah 2,71%. Pengamatan pada UD. Rizka kebutuhan ubi kayu untuk produksi sebanyak 180 kg, cara pembuatan tape ubi kayu pada unit usaha ini sebagai berikut: ubi kayu dikupas, dibersihkan, dipotong-potong dengan ukuran 5-10 cm, direbus sampai masak, dihamparkan diatas kain sprei, dikipas dengan kipas angin dan ditaburi ragi scbanyak 200 gram, selanjutnya dimasukkan kedalam ember yang dilapisi oleh daun pisang kemudian ditutup dengan kain biasa dan difermentasi selama 2 hari. Produk tape ubi kayu unit usaha ini dapat bertahan selama hari dan hasil perhitungan kandungan etanol dalam produk pada hari ke- adalah 3,27%. . Selanjut pengamatan pada UD. Pusaka Jaya, kebutuhan ubi kayu untuk produksi sebanyak 220 kg. cara pembuatan tape ubi kayu pada unit usaha sebagai berikut: ubi kayu dikupas, dibersihkan, dipotong-potong, direbus selama 15 menit, ini dihamparkan diatas kain belacu yang bersih dan ditaburi ragi sebanyak 200 gram, dimasukkan kedalam ember yang dilapisi oleh daun pisang dan ditutup dengan kain biasa kemudian difermentasi selama 2 hari. Produk tape ubi kayu unit usaha ini dapat bertahan selama 5 hari dan hasil perhitungan kandungan etanol dalam produk pada hari ke-3 adalah 3,29%.
Tidak Tersedia Deskripsi
KONTRIBUSI PENDAPATAN PRODUK UBI KAYU OLAHAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (athaillah, 2014)
ANALISIS PENDAPATAN DAN DISTRIBUSI PEKERJAAN PADA INDUSTRI KERIPIK UBI KAYU DAN TAPE DI DESA SUKA MULIA KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Guspika Humaira, 2020)
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN MUTU DODOL TAPE UBI KAYU BUNGONG JAROE JUMPA PUTEH (Cut Yulie Salmah, 2024)
ANALISIS NILAI TAMBAH TERHADAP PRODUK OLAHAN UBI KAYU DI KECAMATAN LEMBAH SELAWAH KABUPATEN ACEH BESARRN (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI “KEMBANG TANJONG”) (Azwar, 2015)
PENGARUH JENIS SINGKONG DAN RAGI TERHADAP KADAR ETANOL TAPE SINGKONG (Dirayati, 2018)