Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS BIAYA DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBUAT SENDIRI ATAU MEMBELI KOMPONEN PRODUKSI PADA PT. DIYNEA MUGI INDONESIA
Pengarang
Cut Meutia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0011310623
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada PT Dynea Mugi Indonesia yang bergerak di bidang industri formaldehyde dan lem kayu lapis yang terdapat di Kota Langsa - Aceh Timur, dengan tujuan untuk mengetahui analisis biaya diferensial apakah dapat dipakai dalam pengambilan keputusan membuat sendiri atau membeli komponen produksi dari pihak luar Penelitian ini dilakukan pada PT. Dynea Mugi Indonesia serta untuk mengetahui tingkat efesiensi dalam membuat sendiri atau membeli kornponen produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui penelitian lapangan dan pcnelitian kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara langsung dengan pihak perusahaan. Sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan mengumpulkan data teoritis yang bersumber dari buku-buku. artikel-arikel dan tulisan lainnya yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk membuat sendiri lebih rendah dibandingkan dengan membeli dari pihak luar. Dengan demikian perusahaan akan memperoleh penghematan biaya apabila memutuskan untuk membuat sendiri komponen produksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan : 1) PT Dynea Mugi Indonesia dalam pengambilan keputusan membuat sendiri atau membeli komponen produksi dari pihak luar menggunakan pendekatan analisa biaya diferensial. Biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk membuat sendiri komponen produksi lebih kecil dibandingkan dengan biaya membeli dari pihak luar. Hal ini terlihat pada bulan Januari perusahaan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.1.457.770.300 untuk membeli dari pihak luar, sedangkan membuat sendiri perusahaan hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1.231.841.500, dengan demikian perusahaan akan memperoleh penghematan sebesar Rp. 225.928.800 apabila membuat sendiri komponen produksi. Begitu juga halnya dengan bulan Februari dan Maret perusahaan juga masih tetap memperoleh penghematan sebesar Rp.226.193.120 dan Rp.222.362.720 apabila membuat sendiri komponen produksi. Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan bahwa analisis biaya diferensial dapat dipakai dalam pengambilan keputusan membuat sendiri atau membeli komponen produksi pada PT. Dynea Mugi Indonesia. 2) PT Dynea Mugi Indonesia melaksanakan kebijakan untuk membuat sendiri komponen produksi (formalin) dalam usaha menghindari pemborosan biaya pembelian komponen produksi dari pihak luar perusahaan.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS BIAYA PRODUKSI CRUSHING BATUBARA PADA KEGIATAN CRUSHING DI PT MIFA BERSAUDARA (MOHAMMAD NUZULY BARLEVY, 2025)
METODE PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA LHOKNGA PLANT ACEH BESAR (Angga Syahputra, 2014)
PERENCANAAN BIAYA PRODUKSI ALAT PERAS SANTAN MANUAL (Muhammad Syukri, 2018)
PENGARUH PREFERENSI INTERNAL TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI TERASI PRODUKSI LANGSA DI PUSAT PASAR KOTA LANGSA (Muhammad Endra Sukma Sadly, 2021)
ANALISIS BIAYA TETAP DAN BIAYA VARIABEL DALAM KAITANNVA DENGAN PENGAMBLLAN KEPUTUSAN TERHADAP EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PT. PIM (PERSERO) LHOKSEUMAWE ACEH UTARA (Evri Yenni, 2024)