<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127582">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI TAPIOKA DAN JENIS IKAN TERHADAP MUTU KAMABOKO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devrina Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknologi Hasi Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kamaboko merupakan  pasta daging  ikan yang digiling sebagai  bahan baku utama, disertai  dengan  bumbu  lain seperti  garam, gula, dan monosodium glutamat serta bahan pengikat (pati) yang dipanaskan dengan melakukan perebusan, pengukusan, pemanggangan atau digoreng. Mutu kamaboko sangat dipengaruhi oleh jenis ikan yang digunakan,&#13;
karena setiap jenis ikan mengandung protein yang berbeda sehingga sifat gel kamaboko yang dihasilkan juga akan berbeda. Jumlah tepung atau pati yang ditambahkan juga turut berperan penting menentukan sifat-sifat mutu kamaboko, khususnya yang berhubungan dengan teksturnya. Oleh karena itu perlu dipelajari tentang pengaruh konsentrasi tapioka dan jcnis ikan terhadap mutu kamaboko. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi tapioka dan jenis ikan yang sesuai scbagai bahan baku untuk pembuatan kamaboko dan menentukan sifat fisik, kimia dan organoleptik dari produk   kamaboko yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 x 4. Variabel yang  digunakan   adalah  perlakuan  jcnis   ikan  dan  konsentrasi  tapioka. Perlakuan  jenis  ikan  terdiri  dari  2 taraf yaitu  ikan  bandeng  (Chanos chanos) dan ikan kembung (Rastrelliger  sp). Perlakuan  konsentrasi  tapioka  terdiri  dari 4 taraf yaitu 5   %, 10 %, 15 % dan 20 %. Untuk uji organoleptik digunakan model statistik kruskal wallis. Pengamatan yang diamati antara   lain :  analisis kimia (kadar air dan kadar protein), analisis fisik (kekerasan, kekenyalan dan me!:!at penampang dari  produk   kamaboko) dan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar protein, kekerasan, dan kekenyalan. Kadar air  kamaboko ikan  kembung  lebih  tinggi  dari jenis ikan bandeng. Kadar protein, Konsentrasi tapioka berpengaruh sangat  nyata terhadap kadar air, kadar protein,  kckerasan dan kekenyalan. Semakin tinggi konsentrasi tapioka yang digunakan    maka akan semakin rendah kadar air, kadar protein,  kekenyalan kamaboko, tetapi kekerasan kamaboko semakin  tinggi.&#13;
Interaksi antara jenis ikan dan konsentrasi tapioka berpengeruh sangat nyata terhadap kadar protein dan berpengaruh  nyata terhadap kekenyalan, serta berpengaruh  tidak nyata terhadap kadar air dan kekerasan kamaboko. Jenis ikan, konsentrasi tapioka da interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap  uji organoleptik penampakan, tekstur dan  uji potong, serta  berpengaruh tidak  nyata  terhadap  warna,  aroma  dan  rasa.  Tingkat  kesukaan  panelis  terhadap warna,  penampakan, aroma, rasa dan tekstur serta uji potong terhadap kamaboko yang  paling baik adalah pada kamaboko jenis  ikan bandeng dengan konsentrasi tapioka 20 %.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127582</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 16:57:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 16:57:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>