KECERNAAN IN VITRO PAKAN KONSENTRAT SAPI BRAHMAN CROSS DL PT. KUTA MALAKA LEUMONA SAMAHANI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KECERNAAN IN VITRO PAKAN KONSENTRAT SAPI BRAHMAN CROSS DL PT. KUTA MALAKA LEUMONA SAMAHANI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Nora Yanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705104010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian terkait dengan Kecernaan In Vitro Pakan Konsentrat Sapi Brahman Cross di PT. Kuta Malaka Leumona Samahani Kabupaten Aceh Besar, dilaksanakan di Laboratorium Makanan Temak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, Penelitian ini berlangsung selama 70 hari yang dilaksanakan mulai pada tanggal 5 Desember 2010 s/d 12 Januari 2011. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Persentase Koefesien Cerna Bahan Kering (BK) dan Koefesien Cerna Bahan Organik (BO) secara In Vitro dalam pakan konsentrat sapi Brahman Cross . Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan dan 5 (lima) ulangan, 4 (empat) perlakuan yang digunakan adalah R1 (Ransum 1), R2 (Ransum 2), R3 (Ransum 3) dan R4 (Ransum 4). Digunakan cairan rumen sapi Brahman Cross dengan 5 (lima) pengulangan. Parameter yang diukur adalah Koefisien Cerna Bahan Kering (BK) secara In Vitro dan Koefisien Cerna Bahan Organik (BO) secara In Vitro. Data penelitian yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANO VA) untuk membedakan antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koefesien Cerna Bahan Kering In Vitro (KCBKIV) R1 (44,36%) lebih tinggi dari pada R2 (33,20%), R3 (36,59%), R4 (31,69%) dan juga Koefesien Cerna Bahan Organik In Vitro (KCBOIV) R1 (52,99%) lebih tinggi dari pada R2 (43,00%), R3 (46,69%) dan R4 (41,39%). Hasil analisis keragaman tidak menunjukkan perbedaan terhadap Koefisien Cerna Bahan Kering In Vitro (KCBKIV) pada R1, R2, R3, R4 dan Koefisien Cerna Bahan Organik In Vitro (KCBOIV) pada R1, R2, R3, dan R4.

Kata kunci : Ransum konsentrat, Cairan rumen sapi Brahman Cross , Kecernaan bahan kering, Kecernaan bahan organik dan In Vitro.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK