<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127573">
 <titleInfo>
  <title>PERSENTASE PENAMBAHAN PROBIOTIK PENCERNA SERAT DAN DEDAK PADAJERAMI PADI (ORIZA SATIVA) FERMENTASI TERHADAP KECERNAAN IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurlaila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
&#13;
Suatu penelitian telah dilakukan Laboratorium Makanan Ternak Jurusan  Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2006 sampai dengan 11 Desember 2006. Penelitian ini  dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik EM pencerna serat  dan dedak dengan persentase yang berbeda, yang ditambahkan kedalam jerami  padi terhadap koefisien cema In Vitro bahan kering  dan  bahan organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2x3 dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor A (persentase penambahan probiotik) terdiri dari 2  taraf yaitu 0,5 persen dan I persen. Faktor B (presentase penambahan dedak) terdiri dari 3 taraf yaitu 3%, 4% dan 5%. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah berupa metode (expe riment). Hasil fennetasijerami padi selama 21 hari dengan perlakuan diatas, dilanjutkan dengan kecemaan In Vitro. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis sidik ragam (ANOVA) Perbedaan di antara perlakuan diuji mengunakan Uji Lanjutan berganda Duncan (Steel and Torrie, 1989) Variabel yang diamati adalah kecernaan  Jarak  Vitro bahan kering dan bah an Organik. Hasil penelitian menunjukkan penambahan dedak dan probiotik jerami padi yang difermentasikan berpengaruh Sangay nyata (P &lt; 0, 01) terhadap kofisien cerna in vitro bahan kering dan organik. Semakin tinggi penambahan probiotik dan dedak padi maka semakin meningkat koofisien cemanya. Akan tetapi tidak terlihat adanya interaksi antara penambahan probiotik dan dedak padi. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Prebiotik, Pencerna Serat, Dedak, Fermentasi, Jerami Padi, Kecemaan In Vitro. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 15:06:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 15:06:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>