PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP BEBERAPA SIFAT BIOLOGI DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN TERKENA TSUNAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP BEBERAPA SIFAT BIOLOGI DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN TERKENA TSUNAMI


Pengarang

Nazaruddin Rauf - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005101021700

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN

Nazaruddin Rauf, "Pengaruh Pemberian Jerami Padi dan Waktu Inkubasi terhadap Beberapa Sifat Biologi dan Kimia Tanah pada Lahan Terkena Tsunami", (dibawah bimbingan Hifnalisa sebagai ketua dan Fikrinda sebagai anggota). Bencana Tsunami yang terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam pada 26 Desember 2004 telah menyebabkan kerusakan lahan pertanian baik ringan hingga san gat parah, termasuk di Gampong Miruek Taman. Akibat bencana tersebut menyebabkan matinya vegetasi dan tanah mengalami keretakan serta memiliki sedimen yang tebal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jerami padi dan waktu inkubasi terhadap beberapa sifat biologi dan kimia tanah pada lahan terkena tsunami. Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Miruek Taman, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, sedangkan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Biologi Tanah dan Laboratorium Analisis Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai September 2006. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu jerami padi (J) yang terdiri atas 2 (dua) taraf yaitu tanpa jerami padi (Jo) dan menggunakan jerami padi (J), dan faktor kedua yaitu waktu inkubasi (I) yang terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu 30 hari (I), 60 hari (l), dan 90 hari (19). Pengamatan yang dilakukan meliputi beberapa sifat biologi tanah dan sifat kimia tanah. Sifat biologi tanah yang diamati adalah populas i total mikroorganisme tanah, populasi total fungi, populasi mikroorganisme pelarut fosfat, dan aktivitas mikroorganisme tanah (respirasi tanah) pada 30, 60 dan 90 hari setelah perlakuan, sedangkan pengamatan untuk sifat kimia tanah meliputi pH HO, pH KCI, C-organik, DHL, Na-dd, P-tersedia, N-total, dan Kapasitas Tukar Kation. Hasil analisis ragam terhadap pengamatan biologi tanah menunjukkan bahwa pemberian jerami padi pada lahan terkena tsunami berpengaruh sangat nyata terhadap total mikroorgani sme, bakteri pelarut fosfat, dan total fungi tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah). Pengamatan terhadap beberapa sifat kimia tanah menunjukkan bahwa pemberian jerami padi pada lahan terkena tsunami berpengaruh sangat nyata terhadap pH HO, C-organik, P-tersedia dan KTK, tetapi berpengaruh nyata terhadap pH KCI, DHL dan N-total, dan berpengaruh tidak nyata terhadap Na-dd. Hasil analisis ragam terhadap beberapa sifat biologi tanah menunjukkanbahwa pengaruh waktu inkubasi pada lahan terkena tsunami berpengaruh nyata terhadap bakteri pelarut fosfat, total fungi dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah) tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroorganisme. Pengamatan terhadap beberapa sifat kimia tanah menunjukkan bahwa waktu inkubasi pada lahan terkena tsunami berpengaruh sangat nyata terhadap C­ organik dan KTK, dan berpengaruh nyata terhadap pH HO dan P-tersedia tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pH KCI, DHL, Na-dd dan N-total. Interaksi perlakuan jerami padi (J) dan waktu inkubasi (I) pada biologi tanah berpengaruh nyata terhadap total mikroorganisme dan bakteri pelarut fosfat tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap total fungi dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah). Pengaruh interaksi kedua perlakuan terse but terhadap sifat kimia tanah menunjukkan pengaruh sangat nyata terhadap P­ tersedia dan KTK, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pH HO, pH KCI, C­ organik, DHL, Na-dd dan N-total.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK