Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERTAMBAHAN BERAT BADAN KAMBING KACANG JANTAN YANG DIBERIKANRNHAY RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) DAN EMPELUR SAGU
Pengarang
Faisal Riza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051411942
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian tentang Pertambahan Berat Badan Kambing Kacang Jantan yang diberikan Hay Rumput Gajah (Pennisetum purpureum), Lamtoro Kering. Dedak Halus, Mollase dan Empelur Sagu telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Peternakan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, dari tanggal 26 September 2006 sampai dengan tanggal
28 November 2006.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertambahan pertambahan berat badan kambing kacang jantan dengan pemberian sagu sebagai campuran bahan konsentrat dan hijauan hay rumput gajah. Penelitian ini menggunakan 4 ekor kambing kacang jantan dengan umur berkisar antara 6-8 buIan dan kisaran berat badan antara 8-12 kg. Kambing tersebut ditempatkan di dalam kandang individual secara acak. Bahan pakan terdiri dari rumput gajah, sagu, dedak padi. mot lase. daun lamtoro. Parameter yang diamati adalah : Pertambahan Berat badan. Konsumsi Pakan dan Konversi Pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode. Masing-masing perlakuan terdiri dari A (Sagu 0 % + Dedak padi 30 % + hay rumput gajah 50 % +
Lamtoro Kering 15 % + Mollase 5 %) B (Sagu 5 % + dedak padi 25 % + Hay rum put gajah 50 % + Lamtoro Kering 15 % + Mollase 5 %) C (Sagu 10 % +
Dedak padi 20 % + Hay rumput gajah 50 % + Lamtoro Kering 15% + Mollase 5
%) D (Sagu 15 % + Oedak padi 15 % + Hay rumput gajah 50 % + Lamtoro
Kering 15% + Mollase 5 %).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D dengan persentase sagu
15% dari total konsumsi ransum memiliki hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya yaitu A = 0% sagu, B = 5% sagu dan C =10% sagu. Pada perlakuan D, konsumsi bahan kering pada pakan kambing memperlihatkan perbedaan yang nyata (P>0,05), namun pertambahan berat badan dan konversi pakan kambing jantan kacang berpengaruh sangat nyata antar
perlakuan (P
Tidak Tersedia Deskripsi
SUBSTITUSI SEBAGIAN EMPULUR SAGU (METROXYLON SP) DENGAN DEDAK PACI TERHADAP UKURAN TUBUH KAMBING KACANG JANTAN YANG DIBERI HAY RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Fazlurrafiq, 2024)
PENAMPILAN SAPL ACEH JANTAN YANG DIBERI PAKAN SAGU (METROXYLON,SP) DAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Juliadi, 2024)
ANALISIS EKONOMI PRODUKSI TERHADAP PEMBERIAN EMPELUR SAGU DAN HAY RUMPUT GAJAH PADA KAMBING KACANG JANTAN (M. Rifiansyah Lubis, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN SAGU TERHADAP KUALITAS FISIK SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Abdullah, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN SAGU TERHADAP KUALITAS KIMIA SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Ruli Amrillah, 2024)