<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127554">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN DAN PENGUJIAN  PROTOTIPE SEPEDA STATIS BERBASIS METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Zamzami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  Perkembangan sepeda statis dari awal penemuan hingga waktu sekarang ini mengalami kemajuan yang pesat, jika dilihat dari bentuk, bahan dan teknologi perancangan yang digunakan. Pada saat ini, sepeda statis memiliki komponen tambahan yang dapat meningkatkan ketertarikan dan kepuasan konsumen Diantara komponen tambahan tersebut adalah pengukur detak jantung,  speedometer, music player, dan lain-lain. Akan tetapi,  hal  ini masih  memungkinkan dilakukan pengembangan terhadap sepeda statis. Sehingga pada  perancangan ini dilakukan percobaan dengan cara mengembangkan sepeda statis  untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Metode pengembangan yang digunakan  pada perancangan ini adalah metode Quality Function Deployment (QFD). Hasil metode QFD tersebut adalah sepeda statis yang dirancang memiliki variasi beban kayuhan. Perancangan sepeda statis ini direncanakan menggunakan transmisi rantai rol-sproket, oleh karena itu, variasi beban kayuhan diperoleh dengan cara menambah jumlah sproket pada batang pedal menjadi tiga sproket dengan ukuran diameter berbeda. Pengujian beban kayuhan pada tiga sproket tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berupa load cell dan pengukur kecepatan putaran (speedometer). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perbedaan jumlah gigi atau diameter dari sproket dapat mempengaruhi percepatan putaran dan menghasilkan variasi beban kayuhan. Modifikasi variasi beban kayuhan menggunakan lebih atau kurang dari tiga jenis sproket diperlukan untuk mendapatkan variasi beban kayuhan yang lebih tepat dan ideal  &#13;
Kata Kunci: Sepeda Statis, Sproket, Beban kayuhan, QFD &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127554</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 11:50:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 11:50:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>