<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127547">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMANASAN TERHADAP UJI ORGANOLEPTIKRNRNSIE REUBOH (DAGING ASAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masrul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu Penelitian telah dilakukan tentang pengaruh pemanasan terhadap uji organoleptik  Sie Reuboh (daging asam). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan  Daging dan  lkan Jurusan  Petemakan  Fakultas  Pertanian  Universitas Syiah Kuala yang berlangsung  dari bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2008. Adapun   tujuan  penelitian  ini   adalah   untuk  mengamati   pengaruh   pemanasan berulang terhadap uji organoleptik Sie Reuboh (daging asam). Penelitian menggunakan   Rancangan   Acak  Lengkap  (RAL)  dengan   3   perlakuan   dan  6 ulangan.  Perlakuan  A  adalah  pada  pemanasan  2  hari  sekali,  B  adalah  pada pemanasan  5  hari sekali, dan C adalah  pada pemanasan  7 hari sekali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah uji organoleptik  meliputi  wama, aroma, kekenyalan  dan  rasa.  Panelis  yang  igunakan  adalah  sebanyak  25  orang  yang berasal dari masyarakat yang sudah terbiasa  mengkonsumsi Sie Reuboh (daging asam).  Penilaian dilakukan sendiri  oleh penelis dengan kriteria (1) tidak suka, (2) agak suka, (3) suka, (4) sangat suka, (5) amat sangat suka. Hasil penelitian menunjukkan Sie Reuboh (daging asam) dengan pemanasan berulang tidak berpengaruh nyata (P&gt;0.05) terhadap uji warna, aroma, kekenyalan dan rasa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Sie Reuboh, Pemanasan, Organoleptik.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127547</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 11:29:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 11:29:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>