PENGARUH PENILAIAN KINERJA DENGAN KONSEP KONVENSIONAL DAN KONSEP BERBASIS NILAI TERHADAP RATE OF RETURN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DL BEI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENILAIAN KINERJA DENGAN KONSEP KONVENSIONAL DAN KONSEP BERBASIS NILAI TERHADAP RATE OF RETURN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DL BEI


Pengarang

Nina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701103010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penilaian kinerja perusahaan dengan konsep konvensional yang meliputi: Return on Investment (ROI), Earnin g per Share (EPS) dan Operatin g Cash Flow (OCF) serta konsep berbasis nilai, yaitu Economic Value Added (EVA) terhadap Rate of Return (ROR) yang diterima oleh investor. ini Populasi penelitian adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEi) periode tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 yang menerbitkan laporan keuangan lengkap, sahamnya aktif diperdagangkan dan membayar deviden selama tahun pengamatan . Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 22 perusahaan. Hipotesis yang diajukan diuji deogan model regresi linear berganda dengan uji T dan uji F pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengembalian saham investor sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua koosep penilaian kinerja tersebut belum dapat digunakan oleh investor sebagai indikator (tolok ukur) dalam melakukan penilaian terhadap tinggi rendahnya kinerja sebuah perusahaan manufaktur dan dalam rangka pengambilan keputusan investasi. Tidak berpengaruhnya kedua konsep tersebut kemungkinan diakibatkan oleh beberapa faktor seperti: kondisi sosial, politik dan ekonomi lndoncsia yang tidak stabil, adanya praktek window dressing, pasar modal Indonesia yang masih berbentuk weak form effic ient markets dan kurang begitu dikenalnya EVA di kalangan investor di Indonesia.

Kata kunci: Return on Investment (ROI), Earning per Share (EPS), Operating Cash Flow (OCF), Economic Value Added (EVA) dan Rate of Return (ROR).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK