<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127536">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO PENAWARAN RENDAH (80% DARI OWNER ESTIMATE) TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirzan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam proses seleksi kontraktor untuk pelaksanaan proyek konstruksi pada umumnya dilakukan dengan proses tender. Permasalahan yang timbul adalah jika penawaran yang dilakukan kontraktor terlalu rendah, maka agar tidak  mengalami kerugian, kontraktor melakukan strategi yang salah satunya  mengurangi alokasi biaya pelaksanaan di lapangan, yang dapat berdampak  menurunkan kualitas proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fak1or risiko penawaran rendah yang diajukan oleh kontraktor yang paling dominan yang dapat mempengaruhi kualitas pada proyek konstruksi. Ruang lingkup  penelitian ini dibatasi hanya pada owner yang berada di Kata Banda Aceh yang  pcmah mcnangani pelaksanaan proyek konstruksi. Pengumpulan data primer  dilakukan dengan penyebaran kuisioner sebanyak 20 kuesioner yang diberikan langsung kepada ownerlpemilik proyek di Kota Banda Aeeh. Sedangkan data  sekunder berupa nama-nama proyek konstruksi. Skala pengukuran yang  digunakan adalah skala likert. Pengolahan data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, analisis frekuensi, analisis frequency index, analisis severity index, dan analisis importance index. Berdasarkan hasil analisis importance index (fl). diperoleh 10 (sepuluh) faktor risiko penawaran rendah yang diajukan  oleh kontraktor yang akan mempengaruhi terhadap kualitas proyek konstruksi dengan nilai importance index (II) sebesar 0,551 sampai dengan 0,411  diantaranya faktor jadwal pelaksanaan pekerjaan proyek tidak tepat, jadwal pengadaan alat tidak tepat, mutu material tidak sesuai dengan spesifikasi, jadwal pengadaan material tidak tepat, volume material yang digunakan  kontraktor kurang dari yang dibutuhkan, jadwal pengadaan tenaga kerja tidak  tepat, jumlah aJat yang digunakan kontraktor tidak memadai, kontraktor melakukan perubahan terhadap desain (redesign), alat yang digunakan kontraktor tidak sesuai spesifikasi, dan kontraktor melakukan order untuk perubahan spesifikasi (change orders).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127536</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 10:48:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-07 10:48:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>