<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127495">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RANTAL PASCA PANEN DAN PENGOLAHAN PALA (MYRISTICA FRAGAN HAIT) (STUDI KASUS KABUPATEN ACEH SELATAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Arifia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu penghasil pala terbesar yang terdapat di Indonesia yaitu Provinsi Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Selatan.  Hampir semua kecamatan di Kabupaten Aceh selatan ditumbuhi tanaman pala baik milik perusahan tertentu maupun milik  pribadi masyarakat setempat. Di Kabupaten Aceh Selatan petani pala mempunyai kendala dalam proses pasca panen  pala yaitu setiap proses yang dilakukan masih manggunakan cara yang tradisional dan sederhana. Beberapa industri rumah tangga di Kabupaten Aceh Selatan mengolah pala untuk menghasilkan satu atau dua produk olahan.Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi rantai pasca panen dan pengolahan pala di Kabupaten Aceh Selatan serta  mengetahui tingkat rendemen dan mutu yang dhasilkan pada industri kecil pengolaban pale. Penelitian dilakukan di  KecamatanTapaktuan, Samadua, Meukek dan Labuhan Haji Timur. Metodelogi penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan dan menggunakan kuisioner kepada petani dan pengusahan pala. Analisis   akhir produk pala dilakukan di LaboratoriumTeknik Pasca Panen dan Laboratorium Analisa PanganTHP. Dari hasil survey diperoleh data bahwa pada umunya petani di Kabupaten Aceh Selatan pada umumnya mengguna.kan cara yang sangat sederhana seperti memetik pala dengan memanjat dan menggunakan galah, mengupas kulit pala dengan pisau dan parang sampai  pada  penjemuran  biji clan fuli  yang dijemur menggunakan  tenaga  surya.  Hasil survey  menjclaskan  bahwa petani Tapaktuan berperan langsung dalam proses panen dan pasca panen sampai pada tangan pengusaha  olahan pala. Untuk  Kecamatan Samadua, Meukek dan Labuhan Haji Timur petani hanya berperan sampai tahap    pengupasan kulit kemudian dilanjutkan oleh para pedagang pengumpul. Petani Tapaktuan dan Meukek memanfaatkan  semua bagian buah  pala  biji  dan fuli dijual kepada pengusaha minyak pala dan dagingnya dijual kepada pengusaha   manisan  pala.Untuk  ketiga kecamatan  lainnya hanya memanfaatkan biji dan fuli  sedangkan  dagingnya  tidak dimanfaatkan.  Berdasarkan data responden dari kuisioner diketahui bahwa harga jual dari petani pada tiap kecamatan berbeda sesuai dengan kualitas bahan baku yang diterima oleh pedagang. Pengolahan pala yang diteliti  adalah pengolahan minyak pala dan manisan pala. Penelitian dilakukan pada 9 usaha penyulingan yaitu UD. Palatama Raya,  UD. Pulau Sukun, UD. Permata Bunda, UD.  Intan Mar, UD. Pennata, UD. Hananan,UD.Junaidi,UD.Titipan Ayah  dan UD.  Titipan Bunda. Dari basil survey  diketahui bahwa pada  umumnya  metode  yang digunakan pada tiap UD sama yaitu  metode  uap. Dan berdasarkan hasil analisis akhir produk minyak pala  diperoleh data bahwa UD.Palatama Raya merupakan usaha yang mempunyai mutu minyak  pala hampir memenuhi SNI. Dengan bobot jenis 0,95kg/m', rendemen     11,6  %, sisa penguapan contoh 40 mg dan  kelarutan dalam etanol yang menunjukkan minyak pala jernih. Untuk  pengolahan   manisan   pala penelitian dilakukan di UD. Dianti, UD. Rama,UD. Cahaya Recky dan UD. Mestika. Pengolahan yang  dilakukan pada umumnya sama dari tahap perendaman, pemasakan, pengemasan dan  penjualan.  Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis produk manisan pala diperoleh data bahwa UD. Danti paling memenuhi SNI  yaitu dengan  kadar air 19,14 % dan  konsentrasi gula yang paling tinggi untuk sirup pala yaitu 0,95 M. Berdasarkan uji  organoleptik dari segi rasa, warna, dan tekstur manisan dan sirup pala memilihUD. Dianti yang paling memenuhi SNI.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127495</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 15:45:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 15:45:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>