<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127469">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN UNQUALIFIED OPINION YANG  TERCANTUM DI PROSPEKTUS TERHAD AP KEPUTUSAN PEMBELIAN OLEH INVESTOR PADA PRODUK-PRODUK REKSA DANA YANG TERDAFTAR DI BEJ</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Dina Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan reksa dana di Indonesia memang tidak semulus yang diharapkan. Faktor bad timing, dimana munculnya reksa dana langsung  disambut dengan badai krisis, membuat perkembangan reksa dana menjadi lambat dan kepercayaan masyarakat pun sempat menipis. Dimana saat-saat terburuk  terjadi, total kelolaan asset sebesar Rp 8 triliun pemah dicapai  pada Juni tahun 1997 pada saat krisis  belum terjadi, tetapi krisis keuangan mulai tampak dengan diberlakukannya rentang (band) jual dan beli untuk valuta dollar AS menjadi  12%. Kenaikan rentang tersebut  menandakan dimulainya kebebasan harga jual dan beli valuta asing dollar tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan unqualified opinio yang tercantum pada prospektus terhadap keputusan pembelian oleh investor pada produk-produk reksa dana yang terdaftar di BEJ. Populasi dalam penelitian ini adalah para investor yang menjadi nasabah pada reksa dana yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang telah efektif terdaftar mulai  dari tanggal 7 September  1995  sampai  dengan tanggal30 Juni  2003. Dalam pengambilan  sampel, Peneliti akan menggunakan metode pengambilan  sampel  acak sederhana (simple random sampling). Metode ini merupakan sampel kesempatan (probability sampling), sehingga hasilnya dapat dievaluasi  secara obyektif. Berdasarkan hasil penelitian berdasarkan koefisien regresi penggunaan unqualified opinion (x)  diperoleh  nilai  sebesar 0.60 I.  Artinya bahwa setiap  100% perubahan (perbaikan,  karena  tanda +) dalam variabel penggunaan unqualified opinion, maka secara relatif akan meningkatkan keputusan pembelian  produk-produk reksa dana di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sebesar 60.1%, dengan demikian semakin baik penggunaan unqualified opinion maka akan meningkatkan keputusan pembelian produk-produk reksa dana di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sedangkan berdasarkan koefisien korelasi  diperoleh  nilai  ()  sebesar 0.650 yang menunjukkan bahwa derajat hubungan (korelasi) antara variabel  bebas dengan variabel  terikat  sebesar  65.0%.  Artinya keputusan  pembelian produk-produk  reksa dana di Bursa  Efek Jakarta (BEJ) mempunyai hubungan yang erat dengan penggunaan unqualified opinion (x).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127469</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 12:33:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 12:33:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>