NILAI SOSIOKULTURAL DALAM NOVEL JIWA-JIWA BERCAHAYARNKARYA WAHYUDI ASMARAMANY | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

NILAI SOSIOKULTURAL DALAM NOVEL JIWA-JIWA BERCAHAYARNKARYA WAHYUDI ASMARAMANY


Pengarang

Devita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706102010031

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci: Nilai Sosiokultural, Novel

Penelitian ini berjudul "Nilai Sosiokultural dalam novel Jiwa-Jiwa Bercahaya karya Wahyudi Asmaramany". Masalah penelitian ini adalah nilai sosiokultural apa sajakah yang terkandung dalam novel Jiwa-Jiwa Bercahaya serta bagaimana penggambarannya dalam novel tersebut Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai sosiokultural dalam novel Jiwa-Jiwa Bercahaya. Sumber data penelitian ini adalah novel Jiwa-Jiwa Bercahaya karya Wahyudi Asmaramany yang diterbitkan oleh DIVA Press Yogyakarta tahun 2008 dengan tebal 336 halaman. Data penelitian ini adalah penggalan-penggalan novel yang mengandung nilai sosiokultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analitis. Data penelitian ini diolah dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian roenunjuldcan bahwa nilai sosiolcultural yang terkandung dalam novel Jiwa-Jiwa Bercahaya meliputi (1) Nilai kepercayaan, tampak dalam sikap dan tingkah laku dalam mendekatkan diri pada Sang Khalik, selalu berdoa, dan melaksanakan perintah Allah, (2) Nilai kekerabatan terdapat dalam hubungan keluarga, kekerabatan ayah, ibu, anak, serta paman, (3) Nilai adat istiadat berupa kebiasaan dalam masyarakat, seperti memuliakan tamu, larangan• larangan, dan pantangan-pantangan dalam kehidupan masyarakat, (4) Nilai perkawinan yang diawali dari perkenalan, perjodohan, lamaran, sehingga sampai ke pernikahan, (5) Nilai Moral dari sikap dan tingkah laku tokoh yang suka menolong, menghargai, patuh terhadap orang tua, serta berjuang di jalan Allah. Teknik pengungkapan nilai-nilai yang terkandung dalam novel diungkapkan secara tersirat. Nilai sosiokultural terkandung dalam tingkah laku setiap tokoh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK