<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127421">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUHU PIROLISIS DAN KONSENTRASI ASAP CAIR KULIT DURIAN TERHADAP KUALITAS EDIBLE COATING DARI PATI BIJI DURIAN SERTA APLIKASINYA PADA BUAH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. BAGAS HERIANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asap cair merupakan hasil kondensat dari uap selama proses pembakaran secara langsung ataupun tidak langsung dari komponen yang mengandung senyawa penyusun selulosa, hemiselulosa, lignin dan senyawa karbon lainnya. Edible coating adalah lapisan tipis berbentuk cair yang terbuat dari bahan yang bisa dimakan oleh manusia. Penerapan penggunaan edible coating merupakan salah satu inovasi dalam menambah masa simpan buah-buahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pirolisis dan perbedaan konsentrasi asap cair terhadap karakteristik edible coating yang dihasilkan. Kemudian juga bertujuan untuk mengetahui perbandingan masa simpan serta kualitas buah tomat dengan pelapisan edible coating dengan buah tomat tanpa pelapisan edible coating. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah suhu pirolisis asap cair Grade 1 yang terdiri 3 taraf yaitu T1 = 340ºC, T2 = 380ºC, dan T3 = 420ºC. Faktor kedua adalah konsentrasi asap cair Grade 1 yang memiliki 3 taraf yaitu: K1 = 2%, K2 = 4%, dan K3 = 6%. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu analisis karakteristik bahan baku, analisis edible coating dan analisis pengaplikasian edible coating ke buah tomat. Analisis pati biji durian berupa analisis kadar air pati. Kemudian analisis yang dilakukan pada edible coating meliputi uji aktivitas antimikroba dan viskositas. Kemudian analisis yang dilakukan pada edible film meliputi kuat tarik, elongasi, dan ketebalan film. Sedangkan analisis pada pengaplikasian edible coating pada buah tomat adalah analisis ketebalan coating dan susut bobot buah tomat. Pada karakteristik asap cair diketahui bahwa pH-nya berkisar 2,88 – 3,10, dengan warna asap cair kuning bening, pada pati biji durian memiliki kadar air 12%. Pada edible coating nilai viskositas 260,10 – 619,51 mPas, uji aktiitas antibakteri E. coli 6,017 – 6,107 mm, S. aureus 12,983 – 21,220 mm. Pada edible film ketebalan 0,163 – 0,250 mm, elongasi 152,32 – 302,82%, kuat tarik 0,61 – 1,62 Mpa. Pada pengaplikasian edible coating ke buah tomat memiliki ketebalan 0,052 – 0,127, dan nilai susut bobot 6,60 – 8,89%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127421</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 09:23:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 10:20:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>