RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA ALAT PENGERING GABAH TIPE TUNNEL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA ALAT PENGERING GABAH TIPE TUNNEL


Pengarang

Zia Uddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051611808

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ringkasan

Proses pengeringan gabah dengan menggunakan alat mekanis di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam cukup potensial untuk dikembangkan, karena produksi padi di daerah ini cukup melimpah. Potensi yang cukup besar ini banyak yang dimanfaatk.an oleh masyarakat, namun teknik pengeringannya masih sangnt sederhana dan tradisional. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki teknik pengeringan gabah dengan merancang alat pengering, guna menghasilkan produksi gabah yang bermutu tinggi. Alat pengering yang di desain berkapasitas 5 Kg gabah Penelitian ini dilakukan dengan merancang alat pengering yang berbentuk seperti terowongan dengan ukuran 100 x 400 cm. Alat pengering ini terdiri dari beberapa bagian utama yaitu, rangka utama, tungku pembakaran , ruang plenum, ruang pengering. dan cerobong asap. Alat pengering ini diuji dengan memakai 3 jenis bahan bakar yaitu serbuk kayu, arang kayu, dan sekam padi. Pada setiap perlakuan digunakan gabah sebanyak 5 kg gabah hasil panen, masing-masing 3x pengulangan Parameter yang dianalisis adalah Kapasitas kerja alat, Distribusi temperatur (0C), Distribusi kelembaban relatif (%), Penurunan kadar air (%), dan Jumlah konsumsi energi listrik kg/jam untuk bahan bakar serbuk kayu, L.6 kg/jam untuk bahan bakar arang kayu dan 0.7 Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kapasitas kerja alat I kg/jam untuk bahan bakar sekam padi. Distribusi temperatur dalam alat bahan bakar serbuk kayu berkisar pada 300C sampai dengan 470C, untuk bahan bakar arang kayu berkisar pada 300C sampai dengan 50C, scdangkan untuk bahan bakar sekam untuk padi berkisar pada 300C sampai dengan 450C. Distribusi kelembaban relatif untuk serbuk kayu berada pada kisaran 84% sampai dengan 93%, untuk arang kayu berkisar pada 80% sampai dengan 95%, sedangkan untuk sekam padi berkisar pada 84% sampai dengan 95%. Kadar air akhir untuk bahan bakar serbuk kayu berkisar pada 13.7%, untuk bahan bakar arang kayu berkisar pada 13.2%, sedangkan untuk bahan bakar sekam padi berkisar pada 13.6%. Untuk jumlah konsumsi energi listnik tiap-tiap perlakuan berbeda. Untuk bahan bakar serbuk kayu konsumsi listrik yang dibutuhkan adalah Rp. 125.-, untuk bahan bakar arang kayu dibutuhkan konsumsi listrik sebesar Rp. 75-, sedangkan untuk bahan bakar sekam padi jumlah konsumsi energi listrik sebesar Rp. 175.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK