PENGARUH UPAH DAN INFRASTRUKTUR DALAM PEMBENTUKAN AGLOMERASI DI INDONESIA BAGIAN BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH UPAH DAN INFRASTRUKTUR DALAM PEMBENTUKAN AGLOMERASI DI INDONESIA BAGIAN BARAT


Pengarang

NURIL ARIFAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abd. Jamal - 196612312000031003 - Dosen Pembimbing I
Miksalmina - 197608052005012001 - Penguji
Putri Bintusy Syathi - 197602202003122001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2001101010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Pembangunan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Judul : Pengaruh Upah dan Infrastruktur dalam Pembentukan
Aglomerasi di Indonesia Bagian Barat
Penulis : Nuril Arifah
NIM : 2001101010087
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing : Prof. Dr. Abd Jamal, S.E., M.Si
Konsentrasi : Ekonomi Regional dan Perkotaan
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat upah dan infrastruktur terhadap pembentukan aglomerasi di Indonesia Bagian Barat. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk data panel dari tahun 2013 sampai dengan 2022. Penelitian dilakukan pada 18 provinsi yang berada di wilayah Indonesia Bagian Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel upah memberikan pengaruh positif signifikan terhadap pembentukan aglomerasi. Sementara variabel infrastruktur jalan tidak berpengaruh terhadap pembentukan aglomerasi dan variabel infrastruktur listrik memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap pembentukan aglomerasi. Oleh karena itu, pemerintah di wilayah Indonesia Bagian Barat dapat lebih memperhatikan lagi berkenaan dengan kebijakan terkait pengawasan penetapan upah, keberadaan infrastruktur jalan dan distribusi listrik pada setiap wilayah agar dapat mencapai pemerataan tingkat upah dan peningkatkan layanan infrastruktur yang mendukung terhadap kemudahan konektivitas masyarakat sehingga dapat mendorong pembentukan aglomerasi di wilayah Indonesia Bagian Barat.
Kata kunci : Aglomerasi, Upah, Infrastruktur dan Indonesia Bagian Barat.

ABSTRACT Title : The Influence of Wages and Infrastructure in the Formation of Agglomerations in Western Indonesia Author : Nuril Arifah NIM : 2001101010087 Faculty/Department : Economics and Business/Development Economics Advisor : Prof. Dr. Abd Jamal, S.E., M.Si Concentration : Regional and Urban Economics This study was conducted with the aim of analyzing the influence of wage and infrastructure levels on the formation of agglomeration in Western Indonesia. This research is included in the type of quantitative research using secondary data in the form of panel data from 2013 to 2022. The research was conducted in 18 provinces in the Western part of Indonesia. The method used in the study used panel data regression analysis. The results of the study show that the wage variable has a significant positive influence on the formation of agglomeration. While the road infrastructure variable has no effect on the formation of agglomeration and the electricity infrastructure variable has a significant negative influence on the formation of agglomeration. Therefore, the government in the Western Indonesia region can pay more attention to policies related to the supervision of wage determination, the existence of road infrastructure and electricity distribution in each region in order to achieve equal distribution of wage levels and increase infrastructure services that support the ease of community connectivity so that it can encourage the formation of agglomeration in the Western Indonesia region. Keyword : Agglomeration, Wages, Infrastructure and Western Indonesia.

Citation



    SERVICES DESK