<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127372">
 <titleInfo>
  <title>KAJI KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DENGAN LALUAN TERHAMBAT PADA ALAT PENGERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faisal Amir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KAJI KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS  DENGAN LALUAN TERBAMBAT  PADA ALAT PENGERING&#13;
Faisal Amir&#13;
0204102010023&#13;
Teknik Konversi Energi&#13;
  Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik  &#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Proses pengawetan ikan biasanya dilakukan dengan pengeringan. Proses pengeringan dilakukan dengan dua cara yaitu pengeringan alamiah dan pengeringan dengan menggunakan peralatan Pengeringan alamiah atau dengan cara penjemuran langsung dari panas matahari masih mempunyai kelemahan-kelemahan,   sehingga perlu kajian dan pengembangan terhadap sistem dan teknologi   pengeringan. Pada kajian ini penulis melakukan penerapan teknologi dan peralatan pengeringan ikan dengan menggunakan bahan bahan bakar minyak tanah sebagai sumber energi panas. Peralatan pengering ini terdiri dari beberapa bagian utama  yaitu ruang pembakaran, saluran udara panas, ruang pengering dan cerobong. Dari hasil penelitian distribusi tamperatur dalam ruang pengering sesudah memasukkan  adalah   60-65'c   dalam waktu pengeringan   360   menit. Berat ikan sebelum   dikeringkan 100 kg dan sesudah dikeringkan menjadi 65,29 kg, bahan bakar yang di  perlukan adalah 6.4 kg.   Kata kunci : Peralatan, distribusi temperatur, pengeringan.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127372</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-05 10:10:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-05 10:10:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>