<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127348">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIETAS UBI KAYU DAN KONSENTRASI KHAMIR TERHADAP RENDEMEN LARUTAN ALKOHOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andi Kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
&#13;
Alkohol merupakan bahan kimia yang mempunyai kegunaan luas, antara lain  untuk keperluan kosmetik, obat-obatan, bahan pelarut, bahan bakar, bahan pengawet  dan untuk pembuatan bahan kimia lain, seperti asam asetat, aseton, eter dan lain-lain.  Penggunaan alkohol dalam skala industri dari tahun ke tahun semakin meningkat sesuai dengan penggunaannya (Suharto, 1995).  Pembuatan alkohol dengan bahan baku ubi kayu mempunyai prospek yang  baik. Proses pembuatan ubi kayu menjadi alkohol dijalankan sesuai dengan studi  literatur sebagai rujukan. Produk alkohol banyak digunakan untuk bahan baku  industri, seperti untuk bahan kosmetika, obat-obatan , bahan pelarut, minuman keras  dan bahan baku pembuatan bahan organik lainnya. Produk-produk tersebut selama  ini masih didapatkan dari luar negeri dengan harga yang cukup mahal. Maka dari itu  peneliti menganggap ubi kayu sangat layak untuk diproses menjadi alkohol (Indriani,  2004). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara pembuatan alkohol dari fennentasi ubi kayu dengan variasi ubi kayu dan konsentrasi khamir. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3x2 yang terdiri atas 2 (dua) faktor. Faktor pertama adalah varietas ubi kayu (V) yang terdiri dari dua taraf, yaitu VI = varietas kaliki (ubi putih) dan V2 = varietas mentega  (ubi kuning). Faktor kedua adalah konsentrasi khamir (K) yang lcrdiri dari tiga taraf,   yaitu KI = 5%, K2=10%, dan K3 = 15 %. Parameter yang diamati dan dianalisis  meliputi rendemen, nilai pH, kadar gula, dan kadar alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fakto r varietas ubi kayu dan interaksi  antara varietas ubi kayu dan jenis khami r berpen garuh tidak nyata (P&gt;0,05) terhadap  cairan fermentasi ubi kayu yang dihasilkan. Faktor konsentrasi khamir berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127348</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-02 15:28:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-02 15:28:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>