<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127343">
 <titleInfo>
  <title>APLLKAS I FUNGI  MIK ORIZA ARB USKULA  (FMA)  UNT UK MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK  PANGKAL BATANG (SCLEROTIUM ROLFSII SACE)  PADA TANAMAN  KEDELAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asyulita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asyulita,  0405103010017, Aplikasi  Fungi  Mikoriza  Arbuskula  (FMA)  untuk mengendalikan   penyakit    busuk   pangkal   batang    (Sclerotium  rolfsii   Sacc)   pada tanaman    kedelai   dibawah    bimbingan    Marlina selaku   pembimbing   utama  dan Lukman Hakim selaku pembimbing kedua.&#13;
Tujuan   penelitian    ini  adaJah   untuk   mengetahui   pengaruh    FMA   dalam menekan  perkembangan penyakit  busuk  pangkal  batang  pada  kultivar  kedelai  yang berbeda  dan  untuk  mendapatkan dosis  FMA  terbaik  dalam  menekan perkembangan penyakit  busuk pangkal  batang  pada kutivar  kedelai yang berbeda.&#13;
Penelitian   dilaksanakan  dikebun   percobaan,   Fakultas   Pertanian  Universitas Syiah  Kuala  Darussalam  Banda   Aceh.  Penelitian  ini  dimulai  dari  bulan  Agustus sampai   November  2009.   Rancangan    yang   digunakan    adalah  Rancangan   Acak. Lengkap  (RAL)  Falctorial yang  terdiri  atas dua  faktor yang diulangi  3 kali.  Sebagai faktor pertama  adalah dosis FMA yang terdiri  atas 4 taraf yaitu M=0 g tan ',M  I&#13;
=5gtan ',M2=10g tan 'danM3=  15  g tan ', sedangkan faktor  kedua adalah  kultivar  kedelai, yaitu  K; = Anjasmoro dan  K = Kipas Merah.   Setiap  unit perlakuan  terdiri  4 pot dengan  demikian  jumlah pot percobaan  seluruhnya adalah  4x&#13;
2x3x4=96 pot.  Peubah  yang  diamati  antara  lain:  masa  inkubasi,  persentase  tanaman terserang,  panjang lesio.&#13;
Hasil  penelitian   menunjukan bahwa  masa  inkubasi pada  kultivar Anjasmoro lebih  cepat  dibanding   kultivar   Kipas Merah,   persentase  tanaman   terserang  yang tinggi  terjadi  pada kultivar  Anjasmoro dengan  43,74%. Panjang  lesio varietas  kedelai Anjasmoro lebih tinggi dibanding Kipas Merah.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127343</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-02 11:55:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-02 11:55:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>