Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KERAPATAN KONIDIA DAN TEKNIK APLIKASIRNCENDAWAN BEAUVERIA BASSIANA TERHADAP MORTALITAS PENGGEREKRNBIJI KOPI HYPOTHENEMUS HAMPEI FERR. (COLEOPTERA: SCOTYüLAE)RNLABORATORIUM
Pengarang
Syukur Hamdi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0805101050145
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Syukur Hamdi, 0805101050145, Pengaruh Kerapatan Konidia dan Teknik Aplikasi Cendawan Beauveria bassiana terhadap Mortalitas Penggerek Biji Kopi Ilypothenemus hampei Ferr. (Coleoptera: Scolytidae) di Laboratorium (dibawah bimbingan Dr. Muhammad Sayuthi, SP, M.P sebagai ketua dan Ir. Hasnah, M.P sebagai anggota).
Kabupaten Aceh Tengah adalah salah satu daerah penghasil kopi yang merupakan komoditi ekspor unggulan nasional, hingga saat ini berperan penting dari segi ekonomi, namun dalam budidayanya mengalami berbagai hambatan yang salah satunya adalah serangan hama penggerek biji kopi H hampei, dengan tingkat kerusakan 40-50% dari total produksi. Selama ini pengendalian H. hampei menggunakan insektisida sintetik yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan pengguna. Oleh karena itu perlu pengendalian cara lain yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan agens hayati seperti cendawan entomopatogen B. bassiana.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kerapatan konidia yang efektif dan teknik aplikasi cendawan B. bassiana yang optimal terhadap mortalitas /H. hampei, serta mempelajari simtomatologinya. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, sejak bulan Juni--Juli 2012 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas 2 faktor dan 4 ulangan. Data hasil penelitian dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 0,05. Peubah yang diamati adalah simtomatologi dan mortalitas larva.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan B. bassiana efektif sebagai entomopatogen pada larva penggerek biji kopi H. hampei. Kerapatan konidia cendawan B. bassiana 10/mL. mampu menghasilkan mortalitas larva H. hampei (65,83%) yang tidak berbeda nyata dengan kerapatan konidia 10'/mL (61,67%) dibandingkan 10'/mL (51,67%). Aplikasi cendawan B. bassiana yang langsung pada tubuh larva H. hampei lebih efektif menghasilkan mortalitas (52,50%) dibandingkan aplikasi lain. Oleh karenanya, perlu penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kerapatan konidia dan teknik aplikasi cendawan B. bassiana terhadap stadia perkembangan /H. hampei yang lain di laboratorium.
Tidak Tersedia Deskripsi
PATOGENISITAS JAMUR ENTOMOPATOGEN BEAUVERIA BASSIANA TERHADAP ULAT API SETHOTOSEA ASIGNA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Hasmita, 2024)
KEEFEKTIFAN CENDAWAN ENTOMOPATOGEN BEAUVERIA BASSIANA FERR. UNTUK PENGENDALIAN ULAT GRAYAK SPODOPTERA LITURA F. (LEPIDOPTERA : NOCTUIDAE) PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERR) (Nurhayati, 2017)
PENGARUH PEMBERIAN JAMUR BEAUVERIA BASSIANA TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI (Cut silvia, 2022)
EKSPLORASI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN ISOLAT LOKAL UNTUK PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (HYPOTHENEMUS HAMPEI) SERTA STUDI KERUSAKAN KUALITAS KOPI AKIBAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (Olyfia Rosalina, 2017)
KEEFEKTIFAN CENDAWAN ENTOMOPATOGEN BEAUVERIA BASSIANA (BALS.) VUILL SEBAGAI BIOINSEKTISIDA TERHADAP HAMA CROCIDOLOMIA PAVONANA (F.) DILABORATORIUM (Naila Evi Azahra, 2021)