PENGARUH JARAK TANAM DAN AMELIORAN KOTORAN AYAM PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL, TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JARAK TANAM DAN AMELIORAN KOTORAN AYAM PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL, TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA L.)


Pengarang

Rahmad Darmawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705101030020

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RAHMAD DARMAWAN. "Pengaruh jarak Tanam dan Amelioran Kotoran Ayam pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) di bawah bimbingan Elly Kesumawati sebagai pembinbing utama dan Marai
Rahmawati sebagai pembimbing anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan amelioran kotoran ayam pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada serta untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Sektor Selatan, Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala, Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung dari bulan Februari sampai bulan Oktober tahun 2012. Benih selada yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih varietas Grand Rapids sebanyak I kemasan berukuran 15 g yang diproduksi oleh PT. East West Seed lndonesia. Pupuk yang digunakan adalah kotoran ayam yang telah terdekomposisi dengan baik dipakai sebanyak 75 kg.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan polo faktorial 2 x 4 dengan 3 ulangan. dengan demikian terdapat 8 kombinasi perlakuan dan 3 tilangan sehingga secara keseluruhan terdapat 24 unit satuan percobaan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu jarak tanam yang terdiri dari 2 taraf yaitu : 30 cm x 15 cm dan 30 cm x 25 cm, serta dosis ameljoran kotoran ayam yang terdiri atas 4 taraf yaitu: kontrol, 10 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha. Peubah-peuhah yang diamati melipul tinggi tanaman. junlal darn per tanaman. panjang daun, lebar daun masing masing diukur pada umur 7, 14. 21, dan 28 hari setelah tanam (HST) serta bobot basah berangkasan per tanaman, dan panjang akar pada saat panen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, panjang daun, lebar daun pada umur 7, 14, 21 dan 28 HST serta bobot basah berangkasan dan panjang akar. .
Amelioran kotoran ayam berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, panjang daun, lebar daun pada umur 7, 14, 21 dan 28 HST serta bobot basah berangkasan per tanaman dan panjang akar. Dari berbagai pemberian ameliorari kotoran ayam yang telah dicobakan, dosis 10 ton/ha yang dapat memberikan bobot basah berangkasan yang lebih baik, kemudian di susul oleh dosis 30 ton/ha, dan kontrol. hasil yang terendah dijumpal pada amelioran kotoran ayam pada dosis 20 ton/ha.
Terdapat interaksi yang nyata pada perlakuan jarak tanam dan pemberian amelioran kotoran ayam. pada peubah panjang daun umur 7 dan 14 HST. Pada umur 7 HST hasil terbaik pada peubah panjang daun pada kombinasi jarak tanam
30 cm x 15 cm dan kontol, sedangkan pada umur 14 HST hasil terbaik pada peubah panjang daun pada kombinasi jarak tanam 30 cm x 25 cm dan dosis 30 ton/ha.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK