<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127311">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN STATUS GIZI BALITA PASCA GEMPA DAN KELUARGA DI POSKO 85 PENGUNGSI DESA WEU RAYA KECAMATAN LHOKNGA ACEH BESAR TAHUN 2005</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Dian Sukma Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Status gizi merupakan indikator positif tentang keadaan kesehatan. Masalah gizi dapat teriadi pada seluruh kelompok umur, terutama pada masa balita. Masa balita adalah  masa  yang  penting  karena  merupakan  masa  yang  kritis  dalam  upaya menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas.  Keluarga merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada pemberian nutrisi yang baik bagi balita. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran status gizi balita  pasca gempa dan Tsunami pada keluarga di Posko  85  pengungsi Desa Weu Kecamatan Lhoknga Aceh Besar. Kerangka  keria yang digunakan adalah kerangka keria keperawatan berdasarkan teori kebutuhan dasar manusia Henderson. Desain penelitian bersifat deskripsif   dengan   pendekatan    cross   Section   study.    Pengambilan    sampel menggunakan   teknik   total   sampling   terhadap   45   balita.   Pengumpulan   data dilakukan pada tanggal 13 September 2005 dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa alat ukur berat badan yaitu dacin.  Data dianalisis  secara   manual   dengan  mengacu   pada   Standard   Harvard   dengan   katagori berdasarkan gizi baik, gizi kurang dan gizi buruk. Hasil penelitian  diperoleh status gizi balita pada keluarga nuclear family pasca gempa pasca gempa dan Tsunami di Posko 85 pengungsi  Desa Weu Kecamatan Lhoknga Aceh Besar berada pada kategori baik (52,9 %).  Sedangkan status gizi balita pada keluarga single family pasca gempa dan tsunami di posko 85 pengungsi Desa Weu Kecamatan Lhoknga Aceh Besar berada  pada   kategori  kurang  (63,6  %).  Secara  keselunihan  didapatkan  bahwa gambaran  status  gizi  balita  pada  kelunrga  di  Posko   85  pengungsi  Desa  Weu Kecamatan Lhoknga Aceh Besar berada pada hategori baik (48,8 %). Sesuai hasil penelitian    diharapkan  pada  keluarga  yang  mempunyai   balita  di   Posko   85 pengungsi Desa Weu Kecamatan Lhoknga Aceh  Besar agar lebih memperhatikan kebutuhan  gizi   balitanya  sehingga  terbentuknya  status  gizi   yang  baik  bagi balitanya. &#13;
&#13;
Kata kunci   :   Status gizi, balita, keluarga</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INFANTS - HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>613.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127311</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-01 15:51:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-01 16:17:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>