RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH MELALUI ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PERKEBUNAN RAKYAT SERTA POTENSI PENGEMBANGANNYA DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH MELALUI ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PERKEBUNAN RAKYAT SERTA POTENSI PENGEMBANGANNYA DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Firdhah Satria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305101020021

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Firdhah Satria. Rencana Pengembangan Wilayah Melalui Analisis Kesesuaian Lahan Tarnaman Perkebunan Rakyat Serta Potensi Pengembangannya Di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar (dibawah bimbingan Syamsidah Djuwita sebagai pembinbing utama dan Hairul Basri sebagal pembimbing anggota).
Perencarman pengembangan wilayah merupakan salah satu langkah untuk mendapatkan pola penggunaan lahan yang sesuai dengan yang diinginkan. Pola penggunaan lahan yang tidak sesuni menga kibatkan penyalahgunaan lahan di suatu wilayah tanpa mempertimbangkan kemampuan kriteria kesesuaian lahan.
Penelitian ini bertujuan untuk perencanaan pengembangan wilayah dan kesesuaian lahan tanaman perkebunan rakyat serta potensi pengembangannya di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lhoknga mulai bulan Februari sampai dengan Oktober 2009. Metode penelitian menggunakan metode survei yang didasarkan pada hasil observasi lapangan dengan metode taktis. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara acak/random pada masing-masing satuan peta lahan (SPL) den analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Tingkat kesesuaian lahan yang dianalisis berdasarkan pada metode FAO (1976). Klasifikasi kesesuaian lahan dilakukan dengan cara membandingkan (matching) karakteristik lahan sedap SPL dengan persyaratan penggunaan lahan untuk jenis tamman yang disusun olch FAO.
Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa beberapa komoditas seperti pinang, kakao, mangga, dan kelapa telah dikembangkan oleh masyarakat. Namun jenis tanaman perkebunan rakyat tersebut dibudidayakan tidak melalui prosedur ilmiah. Dengan kata lain, masyarakat melakukannya melalui metode try and erorr (metode coba-coba), sehingga belum dapat disimpulkan bahwa tanaman-tanaman tersebut sesuai untuk di kembangkan secara baik.
Hasil analisis di dapatkan kelas kesesuaian lahan aktual untuk tanaman cengkeh, kakao, mangga, kelapa di lokasi penelitian yaitu: Kelas Sesuai Mardnal (S3), lahan yang tergolong ke dalam kelas sesuai marginal (S3) untuk tanaman perkebunan rakyat pada umumnya terdapat di lokasi penelitian yaitu : SPL 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 den 8 kecuali untuk tanaman mangga. Faktor-faktor pembatasnya berupa ketersediaan air, media perakaran, retensi hera, hara tersedia, lereng dan bahaya erosi. Luas lahan yang tergolong dalam kelas kesesuaian lahan sesuai marginal (S3) yaltu seluas 3.951,48 Ha Kelas Tidak Sesuai untuk saat ini (N1), lahan yang tergolong ke dalam kelas tidak sesuai saat ini (N1) hanya terdapat pada jenis tanaman mangga di SPL 2, 4, 6 dan SPL 7 yang di akibatkan oleh faktor pembatas yang sangat berat yaitu lereng dan media perakaran berupa kedalaman efektif. Luas lahan yang tergolong dalam kelas kesesuaian lahan tidak sesuai untuk saat ini yaitu seluas 2.371,57 Ha.
Kelas kesesuaian lahan untuk tanaman perkebunan rakyat pada masing-masing SPL ada yang dapat ditingkatkan dan ada pula yang tidak dapat ditingkatkan. Satuan peta lahan yang kelas kesesuaian lahannya tidak dapat ditingkatkan karena faktor pembatas yang begitu berat sepeti ketersediaan air berupa curah hujan, media peranakan berupa kedalaman efetif dan lereng. Kelas kesesuaian lahan aktual yang dapat ditingkatkan apabila tidak terhambat oleh faktor pembatas. Dengan kata lain, kelas kesesunian lahan aktual memiliki potensi untuk ditingkatkan jika dilakukan perbaikan-perbaikan (input) yang dapat mengatasi kendala (faktor pembatas).
Secara umum kelas kesesuaian lahan potensial untuk semua jenis tanaman perkebunan rakyat tidak dapat ditingkatkan dari kelas kesesuaian aktual S3 menjadi kelas kesesuaian lahan poteusial S2 kecuali untuk tanaman mangga dengan memberikan input pemupukan dan pembuatan teras sering dari kelas NI bisa ditingkatkan menjadi kelas S3 maupun S2 saperti pada SPL 3.
Hasil analisis tanah den hasil evaluasi lahan maha diperoleh : rencana pengembangan wilayah tanaman perkebunan rakyat saperti : cengkeh, kakao, mangga dan kelapa pada kondisi lahan potensial mempunyal potensi untuk di kembangkan di lokasi penelitian terutama pada Satuan Peta Lahan I, 3,' 4, 5, 6, dan 8 yang memiliki luas lahan 2.480,51 Ha.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK