<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127287">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM UPAYA MENANGANI TAMBANG EMAS ILEGALRNDI KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elfan maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang berlimpah, namun sumber daya alam masih banyak di manfaatkan secara ilegal oleh oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab. Nagan Raya merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang memiliki sumber daya alam yang berpotensial dalam bidang pertambangan. Penambangan emas ilegal di Nagan Raya masih sangat marak terjadi, pihak penambang tetap menjalankan aktivitas penambangan emas tanpa izin dengan menggunakan alat berat dan manual. Kegiatan pertambangan emas ilegal ini menimbulkan banyak kerugian dan persoalan, baik bagi negara maupun bagi masyarakat, dibandingkan manfaat yang dapat diperoleh. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Penerapan Kebijakan Pemerintah Nagan Raya dalam upaya menghentikan dan mengatasi penambangan liar ilegal. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dalam upaya menhadapi tambang emas ilegal di Kabupaten Nagan Raya dan bertujuan untuk mengkaji kendala pemerintah dalam upaya menangani penambang ilegal di Nagan Raya dengan menggunakan teori analisis kebijakan William N. Dunn. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini kebijakan pemerintah Nagan Raya terkait pertambangan emas ilegal saat ini hanya berupa himbauan-himbaun yang melarang aktifitas pertambangan emas ilegal di Nagan Raya, belum ada kebijakan yang tegas terkait hal ini. Pemerintah Nagan Raya perlu meningkatkan penegakan hukum terhadap kegiatan tambang emas ilegal dengan memberlakukan sanksi yang tegas bagi para pelaku ilegal tersebut. Pemerintah diharapkan memberikan izin dan regulasi yang tepat untuk aktivitas pertambangan, termasuk tambang rakyat. Pemerintah Nagan Raya memiliki kendala dalam upaya menangani penambang ilegal di Nagan Raya Yaitu belum adanya kebijakan yang jelas terkait pertambangan emas ilegal, kondisi geografis lokasi pertambangan yang sulit diakses dan rumitnya mengurus perizinan pertambangan. Maka dari itu perlu adanya kebijakan yang jelas atau solusi seperti membuka wilayah pertambangan rakyat yang diatur dengan baik, perlu adanya strategi khusus yang memperhitungkan kondisi medan yang sulit. Hal ini mungkin termasuk pelatihan khusus untuk petugas penegak hukum yang akan beroperasi di daerah pegunungan dan perlu adanya perbaikan sistem perizinan pertambangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kebijakan, Pertambangan Emas Ilegal, Pemerintah Nagan Raya &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127287</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 20:42:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 22:05:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>