<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127252">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN KOMPETENSI GURU MELALUI KEPEMIMPINAN PROFETIK DAN SPIRITUALITAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Doktor Pendidikan IPS</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mengacu pada pemeringkatan pendidikan di Indonesia Aceh masih berada pada peringkat 20 besar dari 33 provinsi, dan telah ada upaya yang dilakukan pemerintah untuk menaikan peringkat dengan pelatihan bagi peningkatan kompetensi guru. Penataan lebih kepada ranah kognitif sementara ranah sikap belum di pertimbangkan. Spriritualitas dan prophetik leadership mempunyai kontribusi yang efektif dalam menata kompetensi guru yang berpengaruh pada pendidikan Aceh dimasa datang. Kondisi lapangan menunjukan jika tugas guru pada tugas administrasi yang menyita waktu, motivasi rendah dan guru kesulitan dalam membuat rencana pembelajaran, sehingga sulit menghadirkan makna kerja dan sikap dalam menjalankan peranya sebagai pendidik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana spiritualitas dan prophetik leadership mempengaruhi kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melibatkan 522 sampel guru yang dipilih sampel dengan teknik random. Analisis data mengunakan Korelasi Analisi Berganda, menunjukan terdapat hubungan antara kompetensi guru dengan prophetik leadership dan spiritualitas dengan nilai R 0.806. Sementara untuk uji terpisah menggunakan uji inner model yang menunjukan kompetensi guru dengan kepemimpinan prophetik memiliki hubungan dengan nilai R 0.789 dan kompetensi guru dan spiritualitas dengan nilai R 0.217 yang mana terdapat hubungan. Peneliti juga menguji kompetensi guru dengan 4 dimensi sifat nabi dengan dimana kompetensi guru dengan Shiddiq dengan nilai R 0.692, kompetensi guru dengan Amanah terdapat hubungan nilai R 0.690 kompetensi guru dengan Tabligh dengan nilai R 0.763, kompetensi guru dengan Fatanah dengan nilai R 0.763, Hasil ini menujukan pemaknaan dalam bekerja atau spiritualitas dan prinsip-prinsip keyakinan Islam terbukti meningkatkan kompetensi guru. Hasil kajian ini dapat digunakan pemerintah dan para pihak yang berkepentingan untuk meningkatkan kompetensi para guru.&#13;
Kata Kunci: Guru, Kompetensi guru, Pendidikan, Kepemimpinan Prophetik, dan   Spiritualitas&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127252</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 16:22:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 16:49:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>