Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS TINGKAT KEBERLANJUTAN PERIKANAN TANGKAP BERBASIS HUKUM ADAT LAOT DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN PEUDADA, KABUPATEN BIREUN
Pengarang
AULIA EKA ANANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Chaliluddin - 197002052008121004 - Dosen Pembimbing I
Rahmat Rizqi - 199106042020011101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2011103010072
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Analisis tingkat keberlanjutan perikanan tangkap berbasis hukum adat laot di pangkalan pendaratan ikan peudada, kabupaten bireuen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat keberlanjutan perikanan tangkap berbasis hukum adat laot di Pangkalan Pendaratan Ikan Peudada, Kabupaten Bireuen dan Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan perikanan tangkap berbasis hukum adat laot di Pangkalan Pendaratan Ikan Peudada, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2024. Secara umum metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis RAPFISH ( Rapid Appraisal For Fisheries) yaitu suatu teknik multi-diciplinary rapid appraisal terbaru untuk mengevaluasi comparative sustainability dari perikanan berdasarkan sejumlah besar atribut yang mudah untuk diskoring. Hasil dari penelitian ini yaitu pada dimensi ekologi masuk dalam kategori cukup berkelanjutan (good), pada dimensi ekonomi termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan (good), pada dimensi sosial termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan (good), pada dimensi kelembagaan termasuk dalam kategori berkelanjutan (very good), pada dimensi teknologi termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan (good). Atribut yang paling berpengaruh dalam penelitian ini yaitu pada dimensi ekologi yaitu atribut pengawasan dalam keanekaragaman ikan. Dimensi ekonomi dengan atribut tingkat pendapatan nelayan. Dimensi sosial dengan atribut tingkat pendidikan nelayan. Dimensi kelembagaan dengan atribut pengawasan terhadap operasi penangkapn ikan. Dimensi teknologi dengan atribut lama perjalanan berlayar.
Kata kunci : Keberlanjutan, Hukum Adat Laot, RAPFISH, ekologi, Ekonomi, Sosial, Kelembagaan, Teknologi
ABSTRACT Analysis of the level of sustainability of capture fisheries based on laot customary law at peudada fish landing base, bireuen district. The purpose of this study was to determine the level of sustainability of laot customary law-based capture fisheries at the Peudada Fish Landing Base, Bireuen Regency and factors that affect the sustainability of laot customary law-based capture fisheries at the Peudada Fish Landing Base, Bireuen Regency. This research was conducted in May 2024. In general, the method used in this research is the survey method. Data collection was carried out using a questionnaire. The analysis used is the RAPFISH (Rapid Appraisal For Fisheries) analysis, which is a new multi-diciplinary rapid appraisal technique to evaluate the comparative sustainability of fisheries based on a large number of attributes that are easy to score. The results of this study are in the ecological dimension in the category of fairly sustainable (good), in the economic dimension included in the category of fairly sustainable (good), in the social dimension included in the category of fairly sustainable (good), in the institutional dimension included in the category of sustainable (very good), in the technological dimension included in the category of fairly sustainable (good). The most influential attribute in this study is the ecological dimension, namely the supervision attribute in fish diversity. Economic dimension with the attribute of fishermen's income level. The social dimension with the attribute of the level of education of fishermen. The institutional dimension with the attribute of supervision of fishing operations. The technological dimension with the attribute of the length of the sailing trip. Keywords: Sustainability, Laot Customary Law, RAPFISH, ecology, economy, social, institutional, technology
PERAN PANGLIMA LAOT LHÔK UJONG SERANGGA DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN HIU LAUT DALAM DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Rada Febriyanti, 2025)
ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAWANG BA'U KABUPATEN ACEH SELATAN (IFFA WIDIAWATI, 2025)
STANDARISASI STATUS PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI)UJUNG SEURANGGA DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (DYVA MAHDA WAHYUNI, 2018)
PERANAN PANGLIMA LAOT LHOK DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA LAUT BERBASIS ADAT DI LAMBADA LHOK KABUPATEN ACEH BESAR (Fitri Julia, 2023)
IDENTIFIKASI JENIS, STATUS KONSERVASI DAN NILAI EKONOMIS IKAN YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PEUDADA, BIREUEN (MYSKA OKTAVIA, 2024)