<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127216">
 <titleInfo>
  <title>POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME RHIZOSFER  KEDELAI PADA ENTISOL AKIBAT PEMBERIAN BAHAN ORGANIK DAN PUPUK HAYATI RHIPHOSANT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hamzah M Nur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>HAMZAH  M.NUR.  Populasi  dan  Aktivitas  Mikroorganisme  Rhizosfer  Kedelai pada Entisol Akibat Pemberian Bahan Organik dan Pupuk Hayati RhiPhosant (di bawah bimbingan Fikrinda sebagai ketua dan Yusnizar sehagai anggota).&#13;
          Penelitian    ini    bertujuan    untuk    mengetahui    populasi    dan    aktivitas mikroorganisme   rhizosfer  kedelai   pada  Entisol  yang  dilaksanakan  di   Kebun Percobaan Fakultas Pertanian dan dilanjutkan di Laboratorium Biologi Tanah  dan Laboratorium  Kimia  Tanah  Fakultas  Pertanian,  Universitas  Syiah  Kuala  yang berlangsung dari bulan April sampal  dengan Oktober 2004.    `&#13;
          Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor  pertama  adalah  bahan  organik  (B)  yang  terdiri  dari  4  taraf yaitu tanpa bahan organik (Bo),  limbah sawit (Bi), pupuk kandang (B2), dan  limbah sawit +  pupuk  kandang  (B3).    Faktor  kedua  adalah  pupuk  hayati  RhiPhosant  (P)  yang terdiri dari dua taraf yaitu tanpa pupuk   hayati RhiPhosant (Po) dan pupuk hayati RhiPhosant  (Pi)   dengan   3   ulangan.      Analisis   data   dilakukan   dengan   uji   F  kemudian yang berpengaruh nyata/sangat nyata dilanjutkan dengan uji BNJ.&#13;
          Pengamatan  dilakukan  terhadap  populasi  dan  aktivitas  mikroorganisme rhizosfer kedelai pada umur 45  hari setelah tanam (FIST)  yang meliputi populasi total mikroorganisme, populasi bakteri, populasi fungi, populasi  mikroorganisme pelarut fosfat, populasi rhizobium, dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah).&#13;
          Hasil analisis ragam menunjukkan faktor bahan organik dan pupuk hayati  RhiPhosant   berpengaruh  tidak  nyata  terhadap  semun  parameter  yang  diamati.  Interaksi yang nyata hanya teriadi pada perlakuan limbah sawit + pupuk kandang dengan perlakuan tanpa pupuk  hayati RhiPhosant  hanya terhadap populasi fungi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127216</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 12:18:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 12:18:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>