Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
BENTUK PENYAJIAN TARI HASYEM MEULANGKAH DALAM UPACARA MANOE PUCOK PADA ACARA SUNAT RASUL DI DESA SEUNEULOP KECAMATAN MANGGENG ACEH BARAT DAYA
Pengarang
dedi suherman - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806102030038
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci : Bentuk penyajian, tari, Hasyem Meulangkah.
Penelitian yang berjudul “Bentuk Penyajian Tari Hasyem Meulangkah dalam Upacara Manoe Pucok Pada Acara Sunat Rasul di Desa Seuneulop Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya” mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Hasyem Meulangkah dan bagaiman asal mula tari Hasyem Meulangkah masuk dalam upacara Manoe Pucok pada acara Sunat Rasul, fungsi dan makna tari Hasyem Meulangkah dalam upacara Manoe Pucok pada acara Sunat Rasul di Aceh Barat Daya. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui bentuk penyajian yang meliputi fungsi, dan makna tari Hasyem Meulangkah dalam upacara Manoe Pucok pada acara Sunat Rasul.
Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman-seniman tradisional Aceh Barat Daya, anggota penari Hasyem Meulangkah, masyarakat Aceh yang mengetahui tentang tari Hasyem Meulangkah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi dan pengolahan data menggunakan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Hasyem Meulangkah mempunyai 15 gerak, pola lantai yang digunakan yaitu berbentuk lengkung dan bentuk lingkaran. Iringan tari ini menggunakan syair-syair yang berisikan nasehat-nasehat untuk anak yang akan dikhitan (sunat). Busana yang digunakan adalah baju kurung berbentuk kebaya, rok, dan jilbab yang berbentuk segi empat. Tata rias yang digunakan yaitu rias cantik. Tari Hasyem Meulangkah ditarikan oleh dua belas penari wanita yang masih gadis dan dua orang syekh (vokal).
Tidak Tersedia Deskripsi
KONTEKS SOSIAL TARI HASYEM MEULANGKAH DALAM UPACARA MANOE PUCOK DI ACEH BARAT DAYA (Nensy Ardiani, 2021)
PERGESERAN NILAI BUDAYA PADA TARI MANOE PUCOK DI KABUPATEN NAGAN RAYA (Sri Wahyuni, 2024)
NOTASI LABAN TARI HASYEM MEULANGKAH DI DESA KUTA MAKMUR KECAMATAN JEUMPA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (ZIYATUR RAHMI, 2021)
TARI "HASYEM MEULANGKAH" DALAM KONTEKS MASYARAKAT DI KECAMATAN KLUET TENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN (Falidar, 2021)
NILAI-NILAI PADA SYAIR TARI PHO DALAM TRADISI MANOE PUCOK DI DESA COT DARAT KABUPATEN ACEH BARAT (Khairunnisa, 2024)