<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127208">
 <titleInfo>
  <title>PERFORMA REPRODUKSI KUDA PACU INDONESIA BETINA DI KOTA PADANG PANJANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adhytia pandu anugrah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kuda merupakan salah satu ternak yang berkembang pesat di negara- negara maju. Pada industri peternakan kuda dikembangkan sebagai hewan kesenangan dan bidang olahraga ketangkasan terutama kuda pacu (Dominguez et al., 2015). Populasi kuda di Sumatera Barat pada tahun 2020 sebanyak 1511 ekor, sedangkan pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 1187 ekor (BPS, 2022). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana performa reproduksi kuda pacu Indonesia betina di Kota Padang Panjang. Penelitian tentang performa reproduksi pada kuda pacu di Kota Padang Panjang yang meliputi umur pertama kawin, lama siklus berahi, lama waktu berahi, post partum mating (PPM), foaling interval (FI), dan foaling rate (FR), sangat penting untuk mendapatan tingkat keberhasilan perkawinan yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2023 di Kota Padang Panjang meliputi dua kecamatan yaitu Padang Panjang Barat dan Padang Panjang Timur. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada populasi kuda pacu Indonesia di Kota Padang Panjang. Jumlah data yang tersebar di Kota Padang Panjang saat ini berjumlah 42 ekor dan jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini hanya kuda betina dengan jumlah 30 ekor. Metode pengambilan sampel penelitian ini dengan menggunakan metode purposive sampling dimana pemilihan subyek didasarkan atas ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu yang sudah di ketahui sebelumnya yaitu kuda yang digunakan keadaan fisik normal yang telah dewasa kelamin, umur tiga tahun atau lebih, sudah pernah beranak minimal dua kali dan siklus berahi normal. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah umur pertama kawin, lama siklus berahi, lama waktu berahi, post partum mating (PPM), foaling interval (FI), foaling rate (FR). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa umur pertama dikawinkan kuda pacu Indonesia memiliki rata-rata 5,65±1,08 tahun. Berdasarkan lama siklus berahi kuda pacu Indonesia terbilang normal dengan nilai rata-rata 21,13±2,50 hari. Lama waktu berahi  kuda pacu Indonesia memiliki rata-rata 8,13±1,76 hari, Post partum mating (PPM) kuda pacu Indonesia rata-rata adalah 83,1±20,77 hari. Foaling interval kuda pacu Indonesia cukup baik dengan nilai rata-rata 459±98,7 hari. Hasil yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kuda pacu Indonesia betina di Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat memiliki karakteristik reproduksi yang baik, namun umur pertama kali kuda pacu Indonesia dikawinkan lebih tinggi dibandingkan dengan kuda ras lainnya di Indonesia, hal ini dikarenakan kuda pacu Indonesia pada umu 2-4 tahun digunakan untuk berpacu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127208</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 11:25:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 11:39:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>