ANALISIS KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN GAMPONG PANDE SEBAGAI DESA WISATA MAJU KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN GAMPONG PANDE SEBAGAI DESA WISATA MAJU KOTA BANDA ACEH


Pengarang

RAYYAN NURFARADISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Halis Agussaini - 196508111993031001 - Dosen Pembimbing I
Myna Agustina Yusuf - 198908082019032026 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1804110010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pariwisata memiliki peranan penting untuk pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Salah
satu tujuan wisata yang saat ini sedang banyak diminati wisatawan adalah desa wisata.
Gampong Pande merupakan desa tertua di Kota Banda Aceh yang telah ditetapkan sebagai
desa wisata pada tahun 2023 oleh Kementerian Pariwisata yang masih tergolong desa
wisata rintisan. Gampong Pande memiliki beragam daya tarik wisata sejarah dan
keindahan alamnya. Penelitian ini penting dilakukan mengingat Gampong Pande
merupakan awal mulanya terbentuknya kota Banda Aceh yang perlu turut diperhatikan
dalam pengembangannya. Tujuan dilakukan penelitian kelayakan ialah untuk mengetahui
kelayakan pengembangan Gampong Pande sebagai desa wisata di Kota Banda Aceh serta
memberikan rekomendasi dalam pengembangan Gampong Pande sebagai desa wisata
rintisan menjadi desa wisata maju. Penelitian ini menggunakan komponen daya tarik
wisata, aksesibilitas, akomodasi dan sarana prasarana penunjang. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif, data diperoleh dengan cara observasi dan
menyebarkan kuesioner pada 30 orang responden secara acak serta studi literatur. Metode
analisis dalam penelitian ini yaitu analisis ADO-ODTWA dan analisis kuantitatif
deskriptif. Hasil analisis kelayakan Gampong Pande sebagai desa wisata dengan masingmasing tingkat kelayakan ktiteria yaitu Persentase kriteria daya tarik 93,33 %, kriteria
aksesibilitas 100%, kriteria akomodasi 33,33% serta kriteria sarana prasarana 100%.
Dengan nilai tingkat kelayakan secara keseluruhan yaitu 81,67% yang berarti Gampong
Pande layak dikembangkan menjadi desa wisata. Berdasarkan penilaian yang sudah
dilakukan, maka ditentukan strategi pengembangan Gampong Pande menjadi desa wisata
maju yaitu masyarakat sudah sadar sepenuhnya akan potensi wisata yang ada di Gampong
Pande,membentuk pengelolaan desa wisata, melakukan inovasi terhadap produk yang
ada, melengkapi fasilitas wisata, konservasi alam, menerapkan konsep wisata yang
berkelanjutan dan lain sebagainya.
Kata kunci : ADO-ODTWA, Gampong Pande, Kelayakan, Desa Wisata Maju.

Tourism plays an important role in the economic growth of a region. One of the tourist destinations that is currently in great demand by tourists is a tourist village. Gampong Pande is the oldest village in Banda Aceh City which has been designated as a tourist village in 2023 by the Ministry of Tourism which is still classified as a pilot tourist village. Gampong Pande has a variety of historical attractions and natural beauty. This research is important considering that Gampong Pande is the beginning of the formation of the city of Banda Aceh which needs to be considered in its development. The purpose of conducting feasibility research is to determine the feasibility of developing Gampong Pande as a tourist village in Banda Aceh City and provide recommendations in developing Gampong Pande as a pilot tourist village into a developed tourist village. This research uses the components of tourist attraction, accessibility, accommodation and supporting infrastructure. This research uses quantitative descriptive methods, data obtained by observation and distributing questionnaires to 30 random respondents and literature studies. The analysis method in this research is ADO-ODTWA analysis and descriptive quantitative analysis. The results of the analysis of the feasibility of Gampong Pande as a tourist village with each level of eligibility criteria, namely the percentage of attractiveness criteria 93.33%, accessibility criteria 100%, accommodation criteria 33.33% and infrastructure criteria 100%. With an overall feasibility level value of 81.67%, which means that Gampong Pande is worth developing into a tourist village. Based on the assessment that has been carried out, it is determined that the strategy for developing Gampong Pande into an advanced tourist village is that the community is fully aware of the tourism potential that exists in Gampong Pande, forming a tourism village management, innovating existing products, completing tourist facilities, conserving nature, implementing sustainable tourism concepts and so on. Keywords: ADO-ODTWA, Gampong Pande, Feasibility,Advanced Tourism Village.

Citation



    SERVICES DESK