Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KESEHATAN ANTAR BAITUL QIRADH BERDASARKAN METODE CAMEL (STUDI KASUS PADA BAITUL QIRADH DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR)
Pengarang
Lia Hanifa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0501103010095
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2008
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan pada Baitul Qiradh (BQ) yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan tujuan untuk merilai: a) kecukupan, proyeksi dan kemampuan permodalan dalam mengantisipasi resiko, b) kualitas aktiva produktif dalam konsentrasi kecukupan kebijakan dan kineria penangganan aktiva produktif bermasalah, c) kemampuan aktiva produktif dalam menghasilkan laba dan tingkat efisiensi operasional, serta d) menganalisis kemampuan BQ dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan kebijakan pengelolaan likuiditas. Dimana semua ini menunjukkan tingkat kesehatan BQ yang dilihat melalui kinerja keuangan, kelembagaan dan manajemen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara studi lapangan, yaitu melalui pengambilan data primer dengan melakukan wawancara dan kuesioner yang telah disiapkan terlebih dahulu dan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan BQ periode 2006 dan 2007. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan mengolah data yang terkumpul dan selanjutnya ditetapkan berdasarkan landasan teori yang dibandingkan dengan kenyataan yang ada pada organisasi tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis rasio CAMEL dalam menilai kineria keuangan dengan menggunakan laporan Neraca dan Laba/Rugi untuk periode 2006 den 2007, sedangkan penilaian kesehatan kelembagaan dan manajemen dengan menggunakan kuesioner. Penggunaan rasio dan kuesioner tersebut didasarkan pada pedoman penilaian tingkat kesehatan BQ yang diterbitkan oleh PINBUK (Pusat Inlaibasi Bishis Usaha Kecil) yang juga
sesuni dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor: 9/17/PBI/2007. Berdasarkan analisis yang dilakukan maka akan diperoleh predikat atau tingkat kesehatan dari BQ yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu Sehat, Cukup sehat, Kurang sehat atau Tidak sehat. Maka kesimpulan yang diperoleh adalah BQ Bina dan BQ Amba dinyatakan Cukup sehat, sedangkan BQ Kisal mendapat predikat Kurang sehat, balk ditahun 2006 maupun 2007.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SYARIAH PADA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (STUDI PADA BAITUL QIRADH DI KOTA BANDA ACEH) PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SYARIAH PADA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (STUDI PADA BAITUL QIRADH DI KOTA BANDA ACEH) (Amrul Ikhsan, 2017)
PENGARUH PEMBIAYAAN BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DAN KECIL DI KOTA BANDA ACEH (PUTRA KURNIAWAN, 2021)
PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO BAITUL QIRADH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA INFORMAL DI BANDA ACEH (Richi Jurizal, 2021)
PROSEDUR PEMBERIAN PEMBIAYAAN PADA BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN CABANG ULEE KARENG (NAURATUS SAFRAH, 2018)
ANALISIS PERKEMBANGAN STRUKTUR MODAL (STUDI KASUS PADA BQ CUT NYAK DHIEN PEUNAYONG BANDA ACEH) (FAISAL MASRI, 2020)