<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127141">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN DAN STUDI KELAYAKAN BANDAR UDARA BARU UJONG SEUKEE SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azwar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Bandara merupakan sarana trasnportasi yang paling efisien dari segala sisi. Kota Sabang saat ini hanya memiliki satu bandara yang mana hanya aktif untuk kegiatan militer namun tidak dipergunakan untuk kebutuhan penerbangan komersil. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan lahan yang membatasi pengembangan bandara tersebut. Oleh karena hal tersebut maka dibutuhkan perencanaan badar udara baru yang sesuai dari faktor teknis dan ekonomi. Faktor teknis pada penelitian ini termasuk Perencanaan Runway, Taxiway, Apron, Terminal, Serta kelengkapan lainnya yang dibuthkan oleh sebuah bandar udara. Sedangkan Faktor ekonomi yaitu meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period (PP). Dari hasil penelitian ini didapatkan perencanaan bandara dengan kemampuan pelayanan penerbangan domestik dan internasional. Perhitungan Runway, Taxiway, Apron, Terminal, Serta kelengkapan lainnya dihitung dengan mempertimbangkan kebutuhan pesawat yang umum digunakan yaitu Boeing 737-900 dan Airbus A320-200. Didapatkan total panjang runway sepanjang 2300 meter yang terdiri dari TORA 2240 meter dan stopway 60 meter. Sedangkan panjang clearway sepanjang 600 meter dan RESA 240 meter. Total investasi yang harus dikeluarkan adalah sejumlah Rp. 2,848 triliun dengan biaya operasional 27,555 miliar per tahun. Hasil perhitungan dari faktor ekonomi dimana nilai NPV sebesar 14,303 miliar , IRR sebesar 6,04%, PI sebesar 1,005% dan PP selama 39 Tahun menyatakan bahwasanya proyek ini layak untuk dilakukan. Hasil dari penelitian ini dirasa dapat untuk dipertimbangkan oleh pihak pemerintah kota Sabang agar kota sabang memiliki sebuah Bandar Udara yang dapat menampung wisatawan.&#13;
&#13;
Kata kunci = bandar udara, landasan pacu, pengembalian modal, teknis, ekonomi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AIRPORTS - AREA PLANNING</topic>
 </subject>
 <classification>711.78</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127141</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 13:45:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 15:07:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>