<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127126">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS ZONA KERAWANAN LONGSOR DI DAERAH RANTAU DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH TAMIANG, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kiki Arinda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Geofisika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemetaan geologi dan analisis zona kerawanan longsor dilakukan di daerah Rantau&#13;
dan sekitarnya, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan luasan area penelitian sebesar ±&#13;
25 km2&#13;
. Berdasarkan Peta Geologi Lembar Langsa (Cameron dkk, 1981) lokasi&#13;
penelitian terdiri dari Formasi Idi (Qpi) tersusun atas pasir, kerikil, dan lempung&#13;
setengah mengeras dan Endapan Permukaan, Pantai, dan Sungai (Qh) tersusun atas&#13;
kerikil, pasir dan lempung. Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang&#13;
memiliki risiko serius bagi masyarakat di daerah tersebut, hal ini dikarenakan&#13;
litologi pada daerah penelitian berupa pasir, kerikil, dan lempung setengah&#13;
mengeras, yang rentan terhadap pelapukan dan tanah longsor karena stabilitas&#13;
mekaniknya yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi&#13;
geologi serta sebaran zonasi tingkat kerawanan longsor di daerah penelitian.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pemetaan geologi,&#13;
metode petrografi, dan metode pembobotan parameter, skoring dan overlay. Pada&#13;
pemetaan geologi, dilakukan pengambilan foto dan deskripsi singkapan,&#13;
pengukuran struktur, serta pengamatan bentang alam untuk membuat peta lintasan,&#13;
geomorfologi, dan geologi. Metode petrografi melibatkan sayatan tipis pada batuan&#13;
untuk melihat kandungan mineralnya. Sementara itu, metode pembobotan&#13;
parameter dan skoring mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum&#13;
No.22/PRT/M/2007, sedangkan overlay menggunakan ArcGIS untuk menghasilkan&#13;
peta zona rawan longsor daerah penelitian. Berdasarkan hasil pengamatan geologi,&#13;
daerah penelitian terdiri dari dua satuan geomorfologi, yakni bentuk lahan asal&#13;
fluvial dan bentuk lahan denudasional. Sebaran litologi di daerah penelitian&#13;
mencakup batu lempung, batupasir, dan endapan alluvium. Pada pengolahan data&#13;
spasial untuk zona rawan longsor, daerah penelitian dibagi menjadi dua zona&#13;
tingkat kerawanan longsor, yaitu zona tingkat rendah dan zona tingkat sedang. Zona&#13;
tingkat rendah mencakup 962,71 Ha atau 38,57%, sedangkan zona tingkat sedang&#13;
mencakup 1583,21 Ha atau 61,43%. Sementara itu, setelah disimplifikasi zona&#13;
tingkat kerawanan rendah mencakup 438,32 Ha atau 10,55% dan sedang 2057,73&#13;
Ha atau 89,45% dari total luas daerah penelitian.&#13;
Kata kunci: Pemetaan Geologi, Zona Kerawanan Longsor, Pembobotan&#13;
Parameter, Skoring, Overlay</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LANDSLIDES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MAPS</topic>
 </subject>
 <classification>551.307</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127126</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 11:54:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 15:41:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>