<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127117">
 <titleInfo>
  <title>EFEK PEMBERIAN RAGI DAN BAKTERI ASAM LAKTAT (RABAL) TERHADAP JUMLAH CENDAWAN DAN BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) TINJA KAMBING LOKAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Natasya Putri Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produktivitas ternak ruminansia ditentukan oleh kinerja mikroorganisme rumen dalam mencerna serat pakan seperti bakteri dan jamur. Pemberian suplemen yang mengandung probiotik diharapkan dapat meningkatkan kinerja fungsi rumen. Salah satu probiotik yang dapat digunakan adalah suplemen RABAL. Mengetahui jumlah cendawan dan bakteri asam laktat tinja kambing lokal setelah pemberian Ragi dan Bakteri Asam Laktat (RABAL) dengan dosis 3 ml dan 6 ml.  Penelitian menggunakan analisis Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap perlakuan terdiri atas 3 ekor kambing. Perlakuan 0 (P0) yaitu kontrol tanpa diberi RABAL, perlakuan 1 (P1) diberikan 3 ml RABAL dan perlakuan 2 (P2) diberikan 6 ml RABAL. Metode untuk menghitung jumlah cendawan dan BAL menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT). Pengambilan sampel tinja dan penghitungan jumlah cendawan dan BAL dilakukan pada hari ke 28. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Berdasarkan uji statistik menunjukkan pemberian RABAL dengan dosis 3 ml dan 6 ml berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127117</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 11:26:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 11:37:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>