<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127110">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI, ALTERASI DAN MINERALISASI PADA FORMASI BATUAN GUNUNGAPI TAK TERPISAHKAN DI DAERAH X, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Noufal Ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	 Geologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan pemetaan geologi, alterasi dan mineralisasi ini dilakukan di daerah X, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi geologi daerah penelitian yang meliputi jenis litologi batuan, geomorfologi, serta melakukan analisis sayatan tipis dan sayatan poles untuk mengindentifikasi adanya alterasi dan mineralisasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa pemetaan geologi, analisis megaskopis pada singkapan, serta analisis mikroskopis pada sayatan tipis dan sayatan poles. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu geomorfologi lokasi penelitian terdiri dari satuan punggungan aliran lava dan punggungan aliran piroklastik. Satuan batuan terdiri dari satuan andesit, satuan lapili tuff, dan satuan breksi tuff. Untuk alterasi yang terdapat di lokasi penelitian terdiri dari 3 zona alterasi yaitu zona silisifikasi yang mencakup 2%, zona argilik tersebar seluas 32% dan zona propilitik tersebar 7% dari total keseluruhan lokasi penelitian. Keberadaan alterasi, mineralisasi serta vein kuarsa dikontrol oleh struktur geologi berupa sesar geser menganan dengan arah umum baratlaut – tenggara (NW – SE). Mineralisasi pada lokasi penelitian ditandai oleh kehadiran urat (vein) dan uratan (veinlet) kuarsa yang disertai oleh kehadiran mineral bijih berupa pirit (FeS2), asenopirit (FeAsS), sfalerit (ZnS), galena (Pbs) dan geotit (FeO(OH)). Kehadiran alterasi, mineralisasi, serta urat kuarsa sangat berpengaruh terhadap keterdapatan mineral ekonomis.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pemetaan Geologi, Alterasi, Mineralisasi, Sayatan Tipis, Sayatan Poles.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127110</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 11:09:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-30 11:11:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>