Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGAWASAN TERHADAP NARAPIDANA DAN ANAK DALAM PELAKSANAAN ASIMILASI DAN INTEGRASI DI MASA PANDEMI COVID-19 (SUATU PENELITIAN DI BALAI PEMASYARAKTAN KELAS II BANDA ACEH)
Pengarang
MUHAMMAD FADHIL PAHLEVI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mukhlis - 196804211994021002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1703101010052
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Program asimilasi dan integrasi di rumah merupakan salah satu upaya hukum di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Hal ini disebabkan oleh terjadinya overcapacity terhadap Lapas yang saat ini pada tahap yang sangat memprihatinkan. Sehingga dalam konteks pencegahan dan penanggulangan covid-19 tidak mungkin dilaksanakan pembatasan sosial di lapas maupun Balai Pemasyarakatan (Bapas). Syarat umum pemberian asimilasi bagi narapidana dan anak berdasarkan Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018 Pasal 44 ayat (1) narapidana yang dapat diberikan asimilasi harus memenuhi syarat berkelakuan baik dengan tidak sedang menjalanai hukuman disiplin, aktif mengikuti program pembinaan dan telah menjalani ½ (satu per dua) masa pidana.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan bentuk pelaksanaan pengawasan asimilasi dan integrasi bagi narapidana dan anak ketika pandemi covid-19, bentuk sanksi yang diberikan terhadap narapidana dan anak yang melakukan residivis ketika pelaksanaan pengawasan asimilasi dan integrasi, dan kendala yang dihadapi oleh balai pemasyarakatan dalam pelaksanaan pengawasan asimilasi dan integrasi.
Penelitian skripsi ini menggunakan metode normatif empiris, data dalam penulisan skripsi ini didapatkan dengan cara mengumpulkan data primer meliputi data penelitian lapangan dengan cara mewawancara responden dan informan dan data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan, tinjauan kepustakaan, serta karya ilmiah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengawasan asimilasi dan integrasi bagi narapidana dan anak Ketika pandemi covid-19 yang dilaksanakan oleh balai pemasyarakatan yaitu dengan melaksanakan pengawasan via daring dan langsung, melakukan Kerjasama dan koordinasi dengan aparat penegak hukum, dan pengawasan dengan melibatkan keluarga dan kelompok masyarakat. Bentuk sanksi terhadap narapidana dan anak yang melakukan kejahatan kembali yaitu berupa tindakan korektif sebagai peringatan sampai dengan pencabutan hak asimilasi dan integrasi. Kendala yang terdapat dalam pengawasan asimilasi dan integrasi didasarkan beberapa faktor yaitu faktor wilayah dan faktor klien narapidana dan anak pemasyarakatan.
Disarankan perlu adanya peningkatan dalam segi jumlah petugas pembimbing kemasyarakatan, dan juga adanya sosialisasi terhadap narapidana dan anak terkait hak dan kewajibannya serta ditunjang dengan fasilitas pendukung agar proses pengawasan asimilasi dan integrasi menjadi lebih efektif dan efisien.
The assimilation and integration program at home is one effort law in the midst of the current Covid-19 pandemic. This is caused by the occurrence of overcapacity in prisons which is currently at a very worrying stage. So, in the context of preventing and controlling Covid-19, it is impossible to implement social restrictions in prisons and centers Correctional (Bapas). General requirements for granting assimilation to prisoners and children based on Minister of Law and Human Rights Regulation Number 3 of 2018 Article 44 paragraph (1) prisoners who can be granted assimilation must meet the requirements of good behavior by not currently undergoing disciplinary punishment, actively participating in a coaching program and having undergone ½ (one half) criminal period. The purpose of writing this thesis is to explain the form of implementation supervision of assimilation and integration for prisoners and children during the pandemic covid-19, a form of sanction given to prisoners and children who commit recidivism when monitoring assimilation and integration, and obstacles faced by correctional centers in implementation supervision of assimilation and integration. This thesis research uses normative empirical methods, internal data The writing of this thesis was obtained by collecting primary data including field research data by interviewing respondents and informants and secondary data includes statutory regulations, literature review, as well as scientific works. The research results show that the form of supervision of assimilation and integration for prisoners and children during the Covid-19 pandemic by the correctional center, namely by carrying out supervision via online and directly, collaborating and coordinating with law enforcement officials, and monitoring by involving families and community groups. Form sanctions against prisoners and children who commit crimes again, namely in the form of corrective action as a warning up to the revocation of assimilation and integration rights. The obstacles that exist in monitoring assimilation and integration are based on several factors, namely regional factors and client factors prisoners and correctional children. It is recommended that there be an increase in the number of officers community counselors, and also outreach to prisoners and children regarding their rights and obligations and supported by supporting facilities so that the process of monitoring assimilation and integration becomes more effective and efficient
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM ASIMILASI TERHADAP NARAPIDANA KELAS II A BANDA ACEH PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020 (ARIF FONNA, 2022)
ASIMILASI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANDA ACEH AKIBAT COVID-19 (TEUKU IRFAN RIYADI, 2021)
ASIMILASI RUMAH DALAM RANGKA PEMBAURAN NARAPIDANA DI DALAM MASYARAKAT (SUATU PENELITIAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB JANTHO) (AHMAD FAHRIZAL, 2022)
PEMENUHAN HAK ATAS MAKANAN, KESEHATAN, REMISI DAN ASIMILASI BAGI NARAPIDANA JINAYAT DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANDA ACEH (AAN SETIAWAN, 2022)
ASIMILASI RESIKO PENGULANGAN TINDAK PIDANA SAAT PANDEMI COVID-19 ( SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II B LANGSA) (MUHAMMAD HAVIES, 2023)