<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127003">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK ETANOL BLACK GARLIC (ALLIUM SATIVUM L.) TERHADAP FUNGSI HATI PADA TIKUS YANG DIINDUKSI MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nora Maulina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana / Prodi Doktor Matematika dan Aplikasi Sains (S3)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konsumsi berlebihan dari monosodium glutamate (MSG) dapat memicu produksi radikal bebas dan meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh sehingga menyebabkan kerusakan intraseluler. Peningkatan stres oksidatif dapat diatasi dengan adanya antioksidan. Antioksidan dan antiinflamasi spesifik dari tanaman dapat mengurangi efek berbahaya dari MSG. Bawang putih (Allium sativum L.), yang dikenal dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi, telah menjadi tanaman herbal yang popular. Bentuk alternatif bawang putih yang dikenal sebagai bawang putih hitam (black garlic) telah dikembangkan saat ini. Produksi black garlic melibatkan proses pemanasan dan penyimpanan bawang putih segar pada suhu dan kelembaban tinggi Proses ini secara&#13;
efektif menghilangkan aromanya yang kuat sekaligus meningkatkan kandungan nutrisi, bioaktivitas antioksidannya sampai 5 (lima) kali lipat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak etanol black garlic terhadap hepatotoksisitas yang diinduksi oleh MSG. Pembuatan black garlic dengan kelembaban 70-80% dan pemanasan 60 °C dilakukan selama 16 hari. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan ekstrak etanol black garlic dan spesifikasi bahan aktif black garlic dianalisis dengan metode gas chromatography mass spectroscopy (GCMS). Pemeriksaan serum darah tikus untuk mengetahui kadar enzim hati (ALT dan AST); kadar sitoki interferon-γ (IFN-γ), kadar enzim cyclooxygenase-2 (COX-2) diperiksa dengan metode ELISA. Penilaian makroskopik berupa berat hati, warna dan konsistensi. Pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE) dilakukan untuk penilaian histopatologi hati. Analisis data dilakukan dengan uji One Way ANOVA dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey. Ekstrak etanol black garlic mengandung kadar air simplisia sebesar 9,8%, kadar air ekstrak sebesar 16,6%, dan rendemen sebesar 2,6%. Analisis fitokimia menunjukkan ekstrak black garlic mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid, tanin, saponin, dan steroid. Analisis GC-MS menunjukkan senyawa kimia ekstrak etanol black garlic yaitu flavonoid (7,4%), alkaloid (1,04%), sesquiterpenoid (12,77%), dan terpenoid (27,9%). Selain itu terdapat senyawa kimia lain yaitu furfural aldehid (0,53%), asam amino (5,03%), alkaloid (1,04%), asam lemak (17,86%), dan senyawa aromatik (27,46%). Hasil biokimia darah menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol black garlic 200 mg/kg berat badan (bb) menurunkan kadar ALT, AST, COX-2, dan IFN-γ. Pemberian dosis 400 dan 600 mg/kg bb meningkatkan kadar ALT, AST, COX-2, dan IFN-γ. Ekstrak etanol black garlic menyebabkan terjadinya&#13;
perubahan berat hati yang signifikan. Pemberian ekstrak etanol black garlic berpengaruh pada pada makroskopik hati, dimana ditemukan perubahan warna hati menjadi warna normal merah kecoklatan setelah diinduksi ekstrak etanol black garlic. Terdapat perbedaan gambaran histopatologi sel hati pada kelompok yang diberikan ekstrak etanol black garlic dibandingkan kelompok kontrol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak etanol black garlic pada dosis 200 mg/kg bb mempunyai efek antioksidan dan antiinflamasi sehingga mampu menjadi hepatoprotektor, namun dosis tinggi tidak menunjukkan efek antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi hepatotoksik dan memerlukan penelitian lebih lanjut. &#13;
&#13;
Kata kunci: Black garlic, Monosodium glutamate (MSG), Antioksidan, Antiinflamasi, Hepatoprotektif, Makroskopik hati, Histopatologi hati</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127003</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 22:53:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-29 08:57:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>