PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS MIKRO FOSIL UNTUK MENENTUKAN UMUR DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN PADA ANGGOTA PADANG TIJI, KECAMATAN PADANG TIJI, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS MIKRO FOSIL UNTUK MENENTUKAN UMUR DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN PADA ANGGOTA PADANG TIJI, KECAMATAN PADANG TIJI, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH


Pengarang

FIRMAN YUDISTIRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bambang Setiawan - 197106032006041002 - Dosen Pembimbing I
fahri Adrian, B.Sc., M.Sc. - 199004292016011101 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1704109010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Besar. Secara geografis daerah penelitian terletak pada 5°21’18” - 5°24’28,8’’ Lintang Utara (LU) dan 95°49’8,4’’ - 95°46’58,8’’ Bujur Timur (BT) dengan luas daerah penelitian sebesar 24 km². Kondisi geografis Kecamatan Padang Tiji berada di sebelah Timur Gunung Seulawah Inong yang merupakan perbukitan struktural yang terbentuk akibat Sesar Sumatera Segmen Seulimum. Adapun formasi batuan di lokasi penelitian terdiri dari dua formasi dan satu endapan, yaitu Anggota Padang Tiji (Tuktp), Formasi Gunung Api Lam Teuba (QTvt), dan Endapan Aluvium (Qh). Lokasih penelitian yang belum pernah diteliti secara mendetail sangat menarik untuk diteliti dikarenakan berada di perbukitan struktural seulawah yang didominasi oleh batuan karbonatan yang tersebar pada Anggota Padang Tiji (Tuktp) berumur Middle Miosen-Early Pliosen. Keberadaan batuan karbonat sendiri merupakan salah satu dari indikasi terdapatnya mikrofosil yang dapat digunakan untuk menentukan umur dan lingkungan pengendapan lokasi penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi geologi meliputi litologi, struktur geologi, kondisi geomorfologi, serta mengetahui umur dan lingkungan pengendapan pada daerah penelitian. Penentuan umur dan lingkungan pengendapan menggunakan metode fauna list dan P/B Ration yaitu dengan melakukan pengamatan dan pengelompokan mikrofosil yang terdapat pada sampel batuan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kondisi geomorfologi terdiri atas satuan bentuklahan Struktural unit S4, satuan bentuklahan Denudasional unit D5 dan D11, satuan bentuklahan Fluvial unit F1, F3, dan F4, satuan bentuklahan Vulkanik unit V8. Kondisi geologi daerah penelitian terdiri atas 3 (tiga) satuan batuan terdiri atas satuan batupasir gampingan yang memiliki dua litologi yaitu batupasir gampingan dan batupasirlanauan karbonatan, satuan endapan alluvium yang terdiri dari dua litologi yaitu endapan pasir dan endapan lanau, satuan endapan kolovium yang terdiri dari litologi batuan andesit. Dan hasil dari pengamatan fauna list dan perhitungan P/B Ration dapat disimpulkan bahwa umur dari formasi Tuktp (anggota padangtiji) yaitu N17-N19 dan lingkungan pengendapan Neritik Tepi hingga Neritik Tengah.

Kata kunci: pemetaan geologi, stratigrafi, lingkungan, mikro fosil, fauna list, P/B Ration, pengendapan

The research location is located in Padang Tiji District, Pidie Regency, Aceh Province, which borders Aceh Besar Regency. Geographically, the research area is located at 5°21'18” - 5°24'28.8'' North Latitude (N) and 95°49'8.4'' - 95°46'58.8'' East Longitude ( BT) with a research area of ​​24 km². The geographical condition of Padang Tiji District is to the east of Mount Seulawah Inong, which is a structural hill formed by the Seulimum Segment of the Sumatran Fault. The rock formations at the research location consist of two formations and one deposit, namely the Padang Tiji Member (Tuktp), the Lam Teuba Volcano Formation (QTvt), and the Alluvium Deposit (Qh). The research location, which has never been studied in detail, is very interesting to study because it is located in the structural hills of Seulawah which are dominated by carbonate rocks scattered in the Padang Tiji Member (Tuktp) of Middle Miocene-Early Pliocene age. The presence of carbonate rocks itself is an indication of the presence of microfossils which can be used to determine the age and depositional environment of the research location. The aim of this research is to determine geological conditions including lithology, geological structure, geomorphological conditions, as well as to determine the age and depositional environment in the research area. Determination of age and depositional environment uses the fauna list and P/B Ration methods, namely by observing and grouping microfossils found in rock samples. The results obtained from this research are that the geomorphological conditions consist of the Structural landform unit S4, the Denudational landform unit D5 and D11, the Fluvial landform unit F1, F3, and F4, the Volcanic landform unit V8 unit. The geological condition of the research area consists of 3 (three) rock units consisting of calcareous sandstone units which have two lithologies, namely calcareous sandstone and carbonate silt sandstone, alluvium deposit units consisting of two lithologies, namely sand deposits and silt deposits, collovium deposit units consisting of lithologies. andesite rock. And the results of observing the fauna list and calculating the P/B Ration can be concluded that the age of the Tuktp formation (Padangtiji member) is N17-N19 and the depositional environment is Edge Neritic to Central Neritic. Key words: geological mapping, stratigraphy, environment, micro fossils, fauna list, P/B Ration, deposition

Citation



    SERVICES DESK