<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126969">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG KELOR (MORINGA OLEIFERA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman kelor (Moringa oleifera L.) dikenal sebagai The Miracle Tree karena mengandung banyak khasisat dan digunakan sebagai tanaman herbal selama berabad-abad. Tanaman kelor mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid yang merupakan senyawa fenolik, sehingga menjadikan kelor berpotensi sebagai sumber antioksidan. Penelitian ini berjudul “Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun dan Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera L.)”. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari daun dan kulit batang tanaman kelor menggunakan metode DPPH. Ekstraksi daun dan kulit batang kelor dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut Etanol 96%, kemudian diuji kualitatif polifenol dengan pereaksi FeCl3 1%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun dan kulit batang kelor menggunakan metode DPPH(1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Ekstrak daun dan kulit batang kelor dibagi menjadi konsentrasi 100, 200, 300, 400, dan 500 ppm. Sebagai standar digunakan vitamin C dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 10 ppm. Kekuatan antioksidan ditentukan oleh nilai IC50 yang berdasarkan pada persen inhibisi radikal bebas oleh sampel uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengujian senyawa polifenol menunjukkan hasil positif mengandung senyawa fenol baik pada ekstrak daun maupun kulit batang. Sedangkan hasil ekstrak etanol daun kelor mempunyai nilai IC50 sebesar 60,522 ppm dan dikategorikan kuat, sedangkan ekstrak kulit batang kelor mempunyai niai IC50 sebesar 242,015 ppm dan dikategorikan sangat lemah. Berdasarkan hasil yang diperoleh, ekstrak etanol daun kelor memiliki potensi sebagai antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol kulit batang kelor.&#13;
&#13;
Kata kunci: DPPH, Etanol, IC50, Moringa oleifera L., Polifenol.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126969</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 15:51:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 16:07:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>