<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126965">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FUNGSI DPRK DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI QANUN NO 3 TAHUN 2021 TENTANG RETRIBUSI PARKIR DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Sakinah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pengawasan adalah salah satu fungsi dewan yang di jalankan oleh DPRK Banda Aceh. Dalam penelitian ini, fungsi pengawasan yang dijalankan terdapat pada implementasi Qanun Nomor 3 Tahun 2021 tentang retribusi parkir untuk meningkatkan PAD Kota Banda Aceh. Adanya kekurangan yang di bangun dalam relasi DPRK Kota Banda Aceh dengan instansi atau dinas yang menjalankan kebijakan menjadi salah satu akibat belum adannya kesiapan dalam mengelola retribusi parkir sebagai penerimaan PAD dengan optimal yang ditunjukkan melalui tidak tercapainnya PAD yang bersumber dari retribusi parkir setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori pengawasan menurut McChubbins dan Schawart serta konsep pengawasan legislatif menurut I Ketut Putra Erawan dan Vektor Yesadhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi pengawasan yang dijalankan oleh DPRK Banda Aceh belum berjalan optimal, kurangnya relasi, rendahnya sumber daya manusia yang berkualitas dan adanya sifat abstain antara dewan dengan implementator kebijakan sehinnga muncul oknum-oknum yang menyebabkan kebocoran hasil PAD dari retribusi parkir di Kota Banda Aceh. DPRK Kota Banda Aceh di harapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada dinas-dinas yang menjalankan kebijakan agar bisa melahirkan kebijakan yang optimal terutama pada dinas perhubungan kota Banda Aceh sebagai salah satu bentuk kesiapan dalam menjalankan implementasi Qanun Nomor 3 tahun 2021 untuk penggunaan parkir elektronik serta tarif parkir dengan lokasi khusus di Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pengawasan Legislatif, Implementasi, Retribusi Parkir&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126965</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 15:42:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 16:06:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>