<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126964">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS OPTIMASI WAKTU DAN BIAYA PADA PENJADWALAN PRODUKSI KAPAL TRADISIONAL 3 GT DENGAN INTEGRASI CRITICAL PATH METHOD DAN TIME COST TRADE OFFRN(STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>CV. WAHANA KARYA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Havizta Zikri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perencanaan pembuatan kapal memerlukan penjadwalan yang akurat untuk mengatur alokasi sumber daya, agar sistem produksi berjalan dengan efisien dan menghasilkan produksi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi aktivitas pekerjaan pada lintasan kritis dan menetapkan alternatif kegiatan dalam percepatan terhadap keterlambatan serta optimalisasi waktu dan biaya terhadap penjadwalan pembuatan kapal. Penelitian ini menggunakan metode Critical Path Method (CPM) untuk mengidentifikasi aktivitas lintasan kritis dan menentukan alternatif percepatan terhadap keterlambatan dalam pembuatan kapal dengan analisis menggunakan metode Time Cost Trade Off  (TCTO). Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus pada CV. Wahana Karya yang bergerak di bidang industri pembuatan kapal. Hasil yang didapat pada  penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode CPM, jalur kritis yang dapat dioptimalkan adalah aktivitas 2 (pembuatan lunas) – 3 – 5 – 6 – 7 – 11 – 12 - 13- 14 – 15 – 16 – 17 – 18 – 19 – 20 – 21- 22 – 23 – 24 dan 25 (pengecatan), dengan total waktu yang kritis 43 hari. Sedangkan hasil penerapan metode TCTO penambahan satu jam lembur produksi dapat dipercepat 8  hari dengan total penambahan biaya sebesar Rp. 12.066.707, dengan total biaya Rp. 97.247.707 dengan penambahan dua jam lembur proyek dapat dipercepat 7 hari namun, total penambahan biaya yang dibutuhkan cukup besar yaitu sebesar Rp. 21.894.649.menunjukkan bahwa durasi optimal produksi kapal tradisional 3 GT dapat dicapai dengan alternatif penambahan satu jam lembur per hari, sehingga total durasi menjadi 35 hari dengan persentase percepatan durasi 18,60% dengan penambahan biaya Rp. 12.066.707.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kapal tradisional; Critical Path Method (CPM); Time-Cost Trade-Off (TCTO); Jalur Kritis; Alternatif &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126964</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 15:42:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 15:59:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>