<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126932">
 <titleInfo>
  <title>UJI ANTIMIKROB EKSTRAK DAUN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) TRHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYURISAL WAFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ayurisal Wafa’ (2023). Uji Antimikrob Ekstrak Daun Biduri (Calotropis gigantea) &#13;
terhadap Bakteri Streptococcus mutans. [Skripsi Universitas Syiah Kuala]. &#13;
Dibawah bimbingan Iswadi, S.Pd., M.Si., dan Dr. Samingan, M.Si.&#13;
Streptococcus mutans merupakan bakteri golongan gram positif yang &#13;
merupakan penyebab utama karies gigi. Penyakit tersebut dapat dicegah dan &#13;
ditangani dengan menyikat gigi dengan baik dan menggunakan obat kumur secara &#13;
teratur, namun peningkatan penggunaan antibiotik dalam waktu panjang tersebut &#13;
dapat menyebabkan terjadinya alergi dan resistensi bakteri terhadap antibiotik yang &#13;
diterapkan sehingga menyulitkan pemulihan. Solusi alternatif untuk &#13;
meminimalisirkan masalah tersebut adalah menggunakan bahan alami sebagai &#13;
antimikrob, salah satunya adalah Biduri (Calotropis gigantea). Tujuan dari &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi ekstraksi dari proses maserasi &#13;
dalam penelitian ini, mengetahui efektivitas ekstrak daun biduri sebagai antimikrob&#13;
terhadap Steptrococcus mutans dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun biduri&#13;
yang paling efektif dalam menghambat bakteri tersebut. Metode yang digunakan &#13;
adalah eksperimental dengan pendekatan kuantitatif menggunakan pola Rancangan &#13;
Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 7 perlakuan dengan masingmasing 3 ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji non parametrik &#13;
Kruskal Wallis dengan taraf kepercayaan 95% dan uji lanjut Dunnet. Hasil &#13;
penelitian ini menunjukkan efisiensi ekstraksi sebesar 56,07% dan menunjukkan &#13;
adanya perbedaan signifikan pada setiap perlakuan dalam menghambat &#13;
pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans yang artinya ekstrak daun biduri&#13;
memiliki pengaruh sebagai antimikrob terhadap Streptococcus mutans. Dalam hal &#13;
tersebut, konsentrasi 80% ditetapkan sebagai konsentrasi paling efektif dalam &#13;
menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan rerata diameter &#13;
zona hambat terhadap bakteri sebesar 14,52 mm.&#13;
Kata Kunci: Antimikrob, Daun Biduri, Streptococcus mutans.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126932</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 14:43:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 15:28:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>