<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126898">
 <titleInfo>
  <title>RELOKASI HIPOSENTER DAN PENCITRAAN SEISMIK STRUKTUR KERAK BUMI WILAYAH TARUTUNG DENGAN METODE FAST MARCHING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zaenal Abidin Alatas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Struktur geologi yang komplek dan potensi geothermal di wilayah Tarutung menjadi topik penelitian yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sesar dan struktur bawah permukaan di wilayah Tarutung. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan 808 data hiposenter gempa bumi dan 13.147 data waktu tiba gelombang P dari jaringan 42 seismograf. Metode fast marching yang terintegrasi pada perangkat lunak FMTOMO digunakan dalam penelitian ini, dengan model kecepatan AK135 beserta modifikasinya serta dua model kecepatan lokal dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi hiposenter terbaik menggunakan model AK135-10% dengan nilai residual 259,39 milidetik. Hasil relokasi menunjukkan adanya pola sesar Renun dan Toru memiliki dip 90° dengan kedalaman yang lebih dalam dari penelitian sebelumnya. Relokasi hiposenter gempa bumi juga menunjukkan adanya pola dua sesar sejajar di basin Sarulla serta perbedaan panjang sesar Toru dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. Citra tomografi terbaik di wilayah Tarutung dengan nilai residual 217,52 milidetik menunjukkan adanya dua lapisan batuan dengan kecepatan gelombang P (Vp) yang berbeda. Hasil penelitian ini juga menunjukkan perbedaan dengan penelitian sebelumnya yang menghasilkan pola bunga negatif dan pola kemiringan ke arah Timur Laut. Sementara itu, citra tomografi sebelumnya menunjukkan adanya endapan dan manifestasi panas bumi di wilayah Tarutung.&#13;
&#13;
Kata kunci: Tarutung, gempa bumi,  fast marching, relokasi, tomografi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126898</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 11:57:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 14:32:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>