<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126879">
 <titleInfo>
  <title>PENAMBAHAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) DALAM PAKAN SEBAGAI IMUNOSTIMULAN TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PROFIL DARAH IKAN BAWAL (COLOSSOMA MACROPOMUM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Musfika Helda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan bawal (Colossoma macropomum) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Serangan penyakit yang sering terjadi pada ikan dari golongan bakteri disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Pengendalian penyakit bakteri dengan imunostimulan dapat meningkatkan kerja komponen-komponen sistem imun, dan salah satu bahan alami sebagai imunostimulan adalah bawang putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pada penambahan ekstrak bawang putih dalam pakan terhadap kelulushidupan dan profil darah ikan bawal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 pengulangan. Dosis ekstrak bawang putih yang digunakan pada penelitian ini adalah P1(0 g/kg kontrol +), P2(0 g/kg kontrol -), P3 (10 g/kg), P4 (15 g/kg), P5 (20 g/kg) P6 (20 g/kg). Ikan bawal yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 180 ekor. Ikan diberikan pakan dengan tambahan ekstrak bawang putih selama 14 hari. Ikan bawal selanjutnya diinfeksikan bakteri Aeromonas hydrophila dengan kepadatan 108 CFU/ml. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang putih tidak berpengaruh nyata terhadap leukosit, eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit pad H-14 (sebelum infeksi bakteri). Namun berpengaruh nyata terhadap leukosit dan eritrosit pada H-15 (setelah infeksi bakteri) dan leukosit H-28 berpengaruh nyata, P2 berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Diperoleh bahwa ekstrak bawang putih dalam pakan berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126879</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 11:16:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 11:52:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>