<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126874">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AULIA KHARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 133/Pid.B/2023/Pn.Bna, memutuskan Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban berinisial JD. Akibat perbuatannya terdakwa didakwakan Pasal 351 Ayat (1) KUHP dengan hukuman penjara 2 bulan dikurangkan masa tahanan yang telah dijalani oleh terdakwa. Dalam putusan itu, pemilihan dasar hukum oleh jaksa penuntut umum kurang tepat, mengingat fakta – fakta yang terungkap selama proses pengadilan bahwa terdakwa terindikasi melakukan penganiayaan secara berencana. &#13;
Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk menjelaskan tindakan jaksa penuntut umum dalam memilih dasar hukum kurang tepat dan penjatuhan putusan oleh hakim belum mencapai unsur keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum terhadap Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor : 133/Pid.B/2023/PN Bna. &#13;
Jenis penelitian terhadap Penulisan penelitian terhadap Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor : 133/Pid.B/2023/PN Bna ini yaitu jenis penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan – pendekatan dengan meneliti data sekunder. Pengumpulan data  dilakukan dengan studi dokumen atau pengumpulan data sekunder atau studi kepustakaan yang diperoleh dari penelitian kepustakaan.&#13;
Hasil penelitian menunjukan  bahwa jaksa penuntut umum kurang tepat dalam memilih dasar hukum yang didakwakan terhadap terdakwa pada putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor : 133/Pid.B/2023/PN Bna, semestinya jaksa penuntut umum menuntut terdakwa dengan pasal 353 ayat (1) tentang penganiayaan secara berencana, karena pasal ini yang lebih sesuai dengan perbuatan terdakwa yang melakukan tindak pidana secara berencana. Serta putusan hakim pada putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor : 133/Pid.B/2023/PN Bna tidak mencapai unsur keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum. Putusan hakim terhadap terdakwa dinilai terlalu ringan mengingat fakta bahwa terdakwa terindikasi melakukan tindak pidana secara berencana dan akibat dari perbuatan terdakwa membuat saksi korban tidak dapat berjualan kurang lebih selama 2 bulan.&#13;
Diharapkan agar jaksa penuntut umum lebih cermat memperhatikan fakta yang terjadi sesuai keterangan saksi – saksi sebelum membuat surat dakwaaan dan majelis hakim diharapkan dalam memutus sebuah putusan lebih dapat memperhatikan unsur keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126874</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 11:08:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 11:47:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>